Skip to main content

Gara-Gara MXGP Samota Jadi Tambah Suka Motorcross

Gagal ke Sirkuit Mandalika buat nonton MotoGP di tahun ini ternyata sebagai penggantinya bisa nonton langsung MXGP Samota. Dibilang kalah tenar dibandingkan MotoGP sih iya, tapi menurut saya sama serunya lhoo. Bahkan kalau nonton MXGP langsung itu berasa serunya.

Dulu habis pulang sekolah, nyalain tv dan play station (PS). Game yang sering dimainkan kalau gak main bola, mainnya balapan motor. Kalau game balapan motor yang paling saya suka karena keseruannya yaitu motorcross. Meskipun saya gak punya motorcross atau pernah nyobain, tapi saya seneng nonton balapan di lintasan tanah berlumpur dan ada jumpingnya ini.

Oke, gimana sih keseruan nonton langsung MXGP Samota ?. Simak terus cerita pengalaman saya nonton langsung MXGP Samota,Sumbawa Besar !.

Baca juga : Menjelang Si Gersang Pulau Kenawa

sumber : GoPro Motorsport on youtube

Buat yang belum mengenal Pulau Sumbawa, pulau ini bertetangga dengan Pulau Lombok dan masuk dalam Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sudah banyak media sosial, para travel blogger (termasuk saya) dan youtuber yang mengexplore pulau yang terkenal dengan madunya ini. 

Pulau Sumbawa memiliki keindahan yang gak kalah kece dengan Lombok dan Bali. Banyak destinasi wisata yang ada di Pulau Sumbawa. Kita dapat mengexplore Pulau Kenawa, Desa Mantar dan yang sedang naik daun sekarang yaitu Samota (Saleh Moyo Tambora). Teluk Saleh yang terkenal dengan wisata bawah lautnya. Moyo terkenal dengan Air Terjun Mata Jitu dan Gunung Tambora yang terkenal dengan kawahnya yang sangat lebar.

Sudah lumayan banyak saya menulis cerita tentang perjalanan ke Pulau Sumbawa di blog ini. Kalian bisa sering-sering mampir pastinya !. Gratis alias gak bayar masuk, hehehe.

Baca juga ini : Numpang Eksis SeaSides Cottage

Di tahun ini, tepatnya di Bulan Juni, Pulau Sumbawa diramaikan oleh para kroser dari dua puluh negara yang menguji nyali menaklukkan sirkuit yang katanya satu-satunya sirkuit motorcross terindah di dunia. Sebut saja namanya, Rocket Motor Circuit Samota. 

Sirkuit ini berada di daerah yang bernama Samota (Saleh Moyo Tambora). Kurang lebih sepuluh menit perjalanan saja dari pusat Kota Sumbawa Besar. Kecenya lagi sirkuit ini dikerjakan kurang dari tiga bulan. Kalau gak salah hampir dua bulan gitu. Ada yang bilang sirkuit motorcross yang diselesaikan paling cepat di dunia. Progresnya juga diakui cepat oleh pihak CEO MXGP sendiri yaitu Infront. Dan sudah lulus uji standar dari FIM yang merupakan badan pengawas balapan motor di dunia.



Meskipun gak ngikutin MXGP dari awal, semenjak saya mendapat kabar kalau MXGP akan digelar di Sumbawa, saya langsung membuka youtube dan sering nonton cuplikan beberapa race MXGP di sirkuit lainnya di dunia. So, pelan-pelan jadinya kenal beberapa kroser yang menjadi bintang dan konsisten di setiap racenya. Salah satunya Tim Gajser asal Slovenia dari tim Honda. Dia merupakan juara dunia MXGP tahun 2020.

Sebelumnya MXGP Indonesia sendiri pernah diselenggarakan pertama kali di Pangkal Pinang dan Palembang sekitar tahun 2017 lalu. Pernah juga di Jakarta dan Semarang. Sempat absen dua tahun dikarenakan pandemi Covid-19. Dan di tahun 2022, MXGP hadir lagi di Indonesia, yaitu di Samota,Pulau Sumbawa. 

Sama seperti di negara lain, MXGP Samota digelar selama tiga hari yaitu pada tanggal 24 sampai 26 Juni 2022. Untuk di hari pertama, para kroser gak turun ke sirkuit. Kalau gak salah, hanya ada acara pembukaan dan dilanjutkan dengan konser yang berada gak jauh dari sirkuit. 

Di hari pertama, para kroser dan official dibawa berkeliling Kota Sumbawa Besar menggunakan dokar yang ditarik oleh seekor kuda. Star dari Kantor Bupati Sumbawa sekaligus launching yang dibuka oleh Pak Gubernur NTB dan finish di Rumah Adat Dalam Loka Samawa sekaligus jumpa pers disana. Antusias warga Sumbawa Besar yang menonton sangat tinggi. Terlihat dari ramai dan macetnya jalanan Kota Sumbawa Besar. Saya pun bersama teman-teman lainnya juga ikut menonton. Seru sekali sore itu.

Nah di hari kedua, saya dan Mas Anwar berangkat ke sirkuit. Kami berdua memang sengaja nonton di hari kedua karena esoknya harus balik ke Lombok. Di hari kedua baru para kroser menjajal sirkuit tanah terindah di dunia (katanya). Dari jadwalnya, di pagi hari dimulai Free Practice MX2 dan MXGP. Di siang harinya dilanjutkan dengan Kualifikasi MX2 dan MXGP hingga sore hari.



Berangkat dari kosan sekitar jam sepuluh pagi biar agak santai dan menghindari macet menuju sirkuit. Cuaca pagi itu sangat cerah dan panas pastinya. Tau sendiri di Sumbawa mataharinya lebih dari satu alias puanas poll, hehehe. Persiapkan topi, kacamata hitam dan jangan lupa pakai sepatu. Wajib hukumnya bawa air mineral yang cukup (banyak) biar gak dehidrasi. 

Sehari sebelum nonton kami membeli tiket dulu di GOR Mampis Rungan, Brangbiji, Sumbawa Besar. Mendapatkan tiketnya sih gak sulit. Satu pemesan bisa beli empat tiket. Jadi kami beli tiga tiket sesuai perintah bos di kantor. Dua tiket buat nonton Hari Sabtu, satunya nonton Hari Minggu. Tiket yang  Minggu saya kasi ke teman disana yang sudah menemani mencari tiket. Harganya sama di kelas festival 150 ribu saja. Tiket sudah ditangan, siapkan diri buat nonton keesokan harinya.

Keesokan Harinya !

Untungnya perjalanan ke lokasi sirkuit sangat lancar. Gak ada kami menemui kemacetan. Arus lalu lintas juga sangat baik. Terimakasi kepada bapak-bapak polisi yang sudah bekerja keras dalam mengamankan lalu lintas selama event berlangsung. 

Sekitar sepuluh menit perjalanan, kami tiba di area parkir motor yang berjarak dua ratus meter dari pintu masuk ke sirkuit. Kami bersama para penonton lainnya berjalan kaki ke area sirkuit. Untungnya langit sedikit berawan, jadinya gak terlalu panas. 


Sesampai di pintu masuk pertama, para petugas mengecek tiket gelang para penonton. Begitu juga dengan barang bawaan seperti tas beserta isi-isinya. Setelah aman, barulah kami masuk melewati beberapa tenan-tenan UMKM yang menjual makanan minuman, baju kaos MXGP, dan asesoris unik yang bisa dibeli buat oleh-oleh. Sempat tergoda sih mau beli baju kaosnya tapi berhubung sudah ada, so gak nambah lagi.

Kurang lebih satu kilometer berjalan kaki menuju sirkuit dengan jalan tanah agak berdebu dan menanjak. Lumayan berolahraga nih, sambilan nyari keringet. Suasana hati sedang happy saat itu, tapi ada jengkelnya. Saat kami sampai di pintu pemeriksaan terakhir, nasi bungkus, cemilan dan air mineral botolan disita sama petugas. Gak boleh dibawa masuk. Nah lhoo, untungnya saja kami sembunyikan satu botol air di dalam tas dan syukurnya gak ketauan sama petugas. Agak emosi sih saat itu. Tapi sudahlah, namanya sudah aturan ya tetap aturan. 

Lupakan saja sama sangu buat makan siang nanti. Nanti kita makan di warung di dalam sirkuit saja. Kami terus melanjutkan perjalanan mencari posisi yang nyaman buat nonton. Kami membeli tiket kelas festival, jadi bisa mengexplore bebas sirkuit yang memiliki panjang lintasan 1,8 kilometer. Mau nonton dimana saja boleh, asalkan jangan nyangkut di kelas VIP atau Skybox yang harga tiketnya diatas sejutaan. 

Welcome to Rocket Motor Circuit Samota !

Ini pertama kalinya MXGP diadakan di Samota,Sumbawa. Kece habis pastinya dan rasanya seperti mimpi saja. Biasanya nonton motorcross kelas elit di dunia dari tv dan youtube. Sekarang bisa nonton langsung panas-panasan ke sirkuitnya. 

Sesampai di lokasi menonton, saya dan Mas Anwar langsung mencari posisi yang nyaman dari pagi sampai sore nantinya. Kurang lebih selama enam jam kami berada di sirkuit ini. Jadi, harus benar-benar jaga kondisi biar gak dehidrasi.

Waktu itu para kroser sudah melakukan Free Practice 1, saat itu yang turun baru kelas MX2 (250cc). Saya berada persis di bawah tanjakan. Jadi bisa lihat secara dekat aksi para kroser yang melompat dan langsung berbelok di tikungan yang cukup ekstrem. Tenang saja, mereka sudah jago-jago. Jadi gak perlu khawatir tertabrak. Saya pun sangat menikmati tontonan yang pertama kali saya lihat secara langsung ini.










Indonesia menjadi seri ke-12 dari total 22 seri di ajang MXGP 2022 dan Samota terpilih menjadi tempat seri Indonesia selanjutnya. Kenapa Samota,Sumbawa ?. Menurut saya karena keindahan Samota yang berada di pinggir pantai dan merupakan daerah perbukitan yang cukup keren kalau dibuat sirkuit. 

Proses pembuatan sirkuit ini gak perlu ribet membuat undakan dan trek turun naik. Karena daerah sirkuit berupa perbukitan eks.ladang jagung. Jadi soal membuat trek turun naik secara alami, tinggal mengikuti sesuai desaign trek sirkuitnya. Menurut infonya, anggaran membuat sirkuit ini gak ada pakai APBD lhoo. Murni dari pihak swasta, keren dong. Untuk total anggarannya tanya sama yang buat ya, hehehe. 

Over all, secara keseluruhan sirkuit ini memang sudah siap digunakan untuk seri balapan MXGP Samota. Kalau ada yang kurang-kurang ya harap maklum saja. Namanya juga perdana menyelenggarakan event balapan bertaraf internasional. Ditonton jutaan orang di seluruh dunia lagi.





Kembali ke laptop !.

Setelah menyaksikan Free Practice 1 dan 2 MX2 (250cc). Kini saatnya menunggu Free Practice 1 dan 2 kelas MXGP (450cc). Nah, ini dia yang saya tunggu-tunggu dapat melihat secara langsung kroser andalan yaitu Tim Gajser beraksi. 

Ada beberapa kroser MXGP yang saya kenal antara lain Tim Gajser sendiri. Ada Jeremy Seewer dari tim Yamaha, Jorge Prado dari tim GasGas dan lain sebagainya. Harapannya yang bakalan jadi juara di MXGP Samota sih Tim Gajser. Amin.

Para kroser memulai star Free Practice. Satu per satu mereka menunjukkan skill dan kecepatan menunggangi motor masing-masing. Suara bising dari mesin dan knalpot motorcross 450cc memang beda ya. Meskipun bising tapi sangat sangar di lintasan tanah yang bercampur pasir dan krikil ini. 

Terlihat gak ada kesulitan dalam menaklukkan lintasan. Sudah jago-jago sih. Tapi kabarnya, para kroser mengagumi sirkuit ini. Salah satu komentarnya bahwa tingkat kesulitan sirkuit Samota tersulit di dunia. Ada salah satu titik dimana konsentrasi sangat diperlukan. Salah sedikit saja bisa fatal akibatnya. 

Tingkat kesulitan lainnya, sirkuit Samota mampu menyihir para kroser saat adu kecepatan di lintasan. Dimana mereka selalu terganggu dengan keindahan laut dari atas lintasan. "Keindahan Samota mampu menyihir dan mengganggu kami saat balapan", salah satu komentar kroser. Gak ada di dunia selain Sirkuit Samota yang memiliki paket lengkap. Ada bukit, pantai, laut dan sunset yang kece. 

Hebohnya lagi, di kelas MX2 ada beberapa kroser asal Indonesia lhoo. Kecenya lagi putra asli NTB ada yang ikut bertanding di kelas ini. Kalau gak salah panggilannya Makarim asal Kota Mataram. 

Untuk di kelas MXGP Indonesia punya satu kroser yang turun tanah. Sebut saja namanya, Farhan Hendro Fahrodjie dengan motor KTM. Patut dibanggakan para kroser Indonesia mampu bersaing di level Asia bahkan dunia. 

Di hari ketiga yaitu saat racenya, saya dan Mas Anwar gak nonton. Paginya kami sudah balik ke Lombok. Meskipun gak nonton racenya, tapi saya sangat bahagia. Di kelas MXGP yang keluar sebagai juara baik di race 1 dan 2 yaitu Tim Gajser dari tim Honda. Untuk di kelas MX2 yang menjadi juaranya yaitu kandidat juara dunia yaitu Tom Vialle dari tim KTM.

Sebagai orang awam, mungkin ini dulu yang bisa saya ceritakan tentang pengalaman menonton langsung MXGP Samota. Pengennya sih cerita panjang lebar dari perjalanan ke Sumbawa Besar sampai dapat tiket nonton Kualifikasi MXGP Samota. Tapi saya pisahkan ceritanya biar gak terlalu panjang. Kalian tenang saja, cerita perjalanan dari Lombok ke Sumbawa akan saya tulis setelah cerita ini. Ditunggu saja ya !


Penulis : Lazwardy Perdana Putra

Comments

  1. gak nyangka, samota jadi tempat event internasional MXGP
    keren, kemaren sempet nonton via youtube

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tahun depan agendakan buat nnton mas broo. Ya klo gak MotoGP, WSBK ya MXGP di Sumbawa :)

      Delete
  2. Seru bener, bisa nonton langsung MXGP Samota.
    Dong ayok, janjian nonton seru bareng MotoGP tahun depan. Tapi, janjian naik feeder bus gratisan sekalian juga ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih. tahun ini gak dpt nonton Motogp langsung cz istri lahiran kemarin. Tahun dpan insyallah nonton tp nunggu ada yg sponsorin dan job hehehe

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Baru : Naik Boat di Danau Beratan, Bedugul

Siapa yang gak kenal Bali dengan keindahan pantai dan budayanya. Hampir semua destinasi di Bali sudah mainstream . Apalagi kalau sudah yang namanya long weekend , jangan diharap bisa menikmati alam Bali sendirian. Bus-bus pariwisata dan kendaraan lainnya berjejer dan membuat jalur di kawasan wisata macet total. Itu pengalaman yang saya rasakan di Bali minggu yang lalu. Agak sedikit curhat di awal tulisan mengenai kemacetan di Bali yang sudah terasa saat ini. Beda dengan keadaan Bali dua puluh tahun yang lalu, disaat saya pertama kali ke Bali. Lengang, gak panas dan gak macet. Oke... Kita lupakan kemacetan di Bali akhir-akhir ini. Kita bahas hal-hal yang menarik di Bali saja. Salah satunya tempat yang sempat saya kunjungi saat ke Bali kemarin, tepatnya di bagian utara Bali. Tempatnya dingin, adem, sejuk, jauh dari polusi dan kece pastinya. Fotoan kece di atas boat dengan latar Pura Ulun Danu, Danau Beratan Welcome Danau Beratan !!! Kalian

Kuliner Lagi di Bebek Goreng Pondok Galih : Gajah Mada, Lombok

Kalau ditanya tempat makan yang nyaman dengan penampilan kece di seputaran Kota Mataram. Saya langsung menjawab Bebek Goreng Pondok Galih Gajah Mada. Sudah lama juga saya gak mereview tempat makan sambil kulineran. Akibat terlalu lama virus Covid-19 menghantui kita, sampai-sampai mau makan keluar saja harus mikir beribu kali. Pertimbangannya pastinya keamanan dan kesehatan diri sendiri. Untuk kali ini saya gak mau kehilangan momentum. Kebetulan ada libur empat hari dan gak traveling kemana-mana. So, saya bareng keluarga berencana pergi kulineran ke tempat yang belum didatangi. Wah, ini yang saya tunggu-tunggu. Saya pun merekomendasikan mencoba olahan bebek yang cukup terkenal di Kota Mataram, yaitu Bebek Goreng Pondok Galih. Dari namanya saja agak kesunda-sundaan ya. Memang bener, resto ini bernuansa khas Sunda.  Gimana ceritanya ?. Pasti seru dong. Buat yang gak berminat sama tulisan ini, bisa leave . Tapi buat kalian pembaca setia blog ini, pasti sudah gak sabaran sama cerita-cerita

Nama Menu Makanan Minuman yang Unik di Warung Meekow

Kalau hujan gini, enaknya ngebahas tentang makanan kali ya. Udara dingin dikala hujan menggoda, ujung-ujungnya larinya ke perut, laper guys. Nah, ngebahas makanan, saya punya review sebuah warung makan yang rekommended buat dicoba. Namanya Warung Meekow. Sudah pasti di media sosial tepatnya instagram, sudah ramai sekali ini tempat tongkrongan. Kalau gak salah sekitar akhir tahun 2020 lalu, tempat ini dilaunching. Sayangnya saya gak sempat datang di acara launchingnya, lebih tepatnya gak diundang,hehehe...curhat.  Kenapa saya review tempat nongkrong ini ?. Alasannya, karena beberapa teman menyarankan untuk datang mencicipi menu-menu enaknya. Jadi penasaran dong, so akhirnya saya datang untuk pertama kalinya bareng temen-temen kantor di jam makan siang. Gak puas hanya datang sekali, seminggu kemudian, saya kesini lagi bareng anak istri. Over all , pelayanan yang cukup memuaskan dan makananya enak, jadi saya review (gak ngendorse).  Dari informasi yang saya dapat, pemilik Warung Meeko