Agenda dadakan yang gak direncanakan sebelumnya biasanya keseringan jadi. Nah, ini yang saya alami di minggu yang lalu sebelum cerita ini ditulis. Tiga harian lembur di kantor sampai akhir pekan dipakai buat kerja, rasanya pengen makan yang enak-enak. Ditambah lagi pengen bersantai sejenak di tempat yang nyaman dan adem.
Berawal dari keisengan beberapa teman lembur yang pengen pesan makan siang. Kalau saya sih ngikut saja mau makan apa. Nah, pas tau mereka mau pesan makan di salah satu resto terkenal di Kota Mataram yaitu AH PEK Kopitiam, saya pun tertarik.
Bahkan ada yang ngasi saran, makan disana saja. Pas selesai lembur di hari terakhir, gak mikir dua kali kami bersemangat berangkat ke lokasi. Mana siang itu pas banget perut sudah laper banget.
Namanya unik ya AH PEK Kopitiam, pasti kita pikir itu resto khas Chinese. Yup, benar ini resto dengan nuansa Chinese. Resto itu berlokasi gak jauh dari kantor. Alamatnya di jalan Bung Karno, Ruko Bung Karno Jaya no. 12, Cilinaya, Cakranegara, Kota Mataram. Tepatnya di selatannya Stoic by Episode
Mulai soft opening tujuh bulan yang lalu, dan saya baru pertama kali kesini. "Kemana saja selama ini, kok baru datang kesini?", Maklum lagi banyak kerjaan di kantor jadi agak kurang nongkrong di cafe atau resto. Lagi sepi job ngeblog juga hehehe (nyindir).
Resto ini sudah buka banyak cabang di Indonesia. Lombok merupakan daerah ke-delapan (koreksi bila keliru) yang dipilih untuk melebarkan sayap dari resto ini. Kalau gak salah resto ini sudah buka di Surabaya, Gresik, Malang, Tangerang, Jakarta, Depok, Samarinda dan terbaru di Lombok. Wah keren kan !.
Kami sampai di lokasi sekitar jam satu siang. Perut sudah laper, badan dan pikiran sudah capek kerja lembur dari pagi. Saatnya kita bersantai dan berkumpul sambil menikmati beberapa menu best seller dari resto ini. Jujur, saya agak kurang ngikutin apa saja menu disini. Jadinya saya bertanya sama beberapa teman yang sudah sering datang kesini.
Sebelum kita bahas soal mau makan apa, saya akan mengajak kalian melihat-lihat suasana di dalam resto ini. Dari pinggir jalan raya, penampakan bangunan dari resto ini sudah mencuri perhatian karena karena warnanya yang sangat mencolok.
Area parkirnya gak begitu luas tapi cukup nyaman buat kita yang bawa kendaraan roda empat atau roda dua. Ada penjaga parkirnya juga (tapi bayar parkir), jadinya kendaraan kita dijamin keamanannya.
Berjalan menuju pintu masuk, saya sempat membaca beberapa informasi penting di kaca pintu. AH PEK buka dari Senin sampai Minggu dari jam tujuh pagi hingga sepuluh malam. Buat yang membawa binatang peliharaan dilarang disini ya. Bawa makanan dari luar juga gak diperkenankan. Dan yang paling penting disini dilarang buat ngerokok, mantaap.
Memasuki bangunannya, kita langsung disuguhkan dengan suasana Chinese Melayu. Beberapa pajangan dinding yang kental akan budaya Melayu. Hiasan lampu dan dinding juga sangat kental akan Chines Melayu.
Bangunan berlantai tiga dengan dominan warna cat merah dan hijau khas dari negeri tirai bambu karena melambangkan keberuntungan. Jendela kaca yang sangat iconik. Mengusung konsep kopitiam, restoran ini menghadirkan nuansa yang punya sentuhan klasik, tetapi tetap terlihat modern dan nyaman untuk dijadikan tempat bersantai.
Penataan ruangannya terlihat cukup menarik dengan perpaduan desain interior yang memberikan kesan hangat. Mulai dari pemilihan meja dan kursi, dekorasi ruangan, hingga pencahayaan, semuanya terasa menyatu dalam menciptakan suasana khas tempat nongkrong ala kopitiam.
Salah satu hal yang cukup menarik perhatian adalah bagaimana ruangan ditata sehingga pengunjung bisa menikmati waktu makan tanpa merasa terlalu formal. Suasananya cocok untuk datang bersama keluarga, teman, maupun sekadar mencari tempat untuk menikmati secangkir kopi sambil ngobrol santai.
Dari sisi kenyamanan, AH PEK Kopitiam juga menawarkan suasana yang pas untuk melepas penat. Gak hanya sekadar tempat makan, tetapi juga bisa menjadi pilihan untuk menikmati waktu luang dengan suasana yang berbeda.
Berhubung kami datangnya bersepuluh, ada ruangan yang pas buat kami yaitu ruang meeting atau VIP. Jadi di resto ini ada beberapa ruangan. Ada ruang indoor, semi outdoor dan ruang VIP atau meeting.
Di lantai satu, ada beberapa meja kursi untuk dua orang dan empat orang. Suasana juga agak ramai di lantai satu. Kami akhirnya menuju lantai dua, menaiki anak tangga berbentuk memutar. Di dalam ruangannya juga sangat dingin. Wah, bakalan betah duduk berlama-lama disini.
Sesamainya di lantai dua, untungnya ruang meetingnya lagi kosong alias gak ada yang booking siang itu. Kami meminta sama karyawan resto untuk memakai ruang meetingnya. Gak ada biaya tambahan atau sewa ruangannya.
Selain ruang meeting, di lantai dua ada tempat duduk untuk berdua atau berempat. Disamping ruang meeting ada ruang semi outdoor lengkap dengan beberapa meja kursi. Cocok bagi para ahli hisap untuk nongkrong disini tapi kecuali di AH PEK, para ahli hisap dilarang merokok di area resto ini.
Sayangnya, saya gak sempat melihat-lihat ruang yang ada di lantai tiga. Informasinya, di lantai tiga ada mushola. Fasilitas lainnya ada toilet yang cukup bersih dan area bermain anak-anak. Jadi resto ini sangat ramah anak-anak.
Untuk di ruang meeting tempat kami duduk begitu nyaman. Meja panjang yang bisa memuat sepuluh hingga lima belas orang. Tersedia juga layar LED yang bisa digunakan untuk presentasi dan karaoke. Ruangannya dingin dan ada beberapa pintu kaca, jadi kita bisa melihat ke arah luar.
Nah, sudah berkeliling sebentar melihat suasana di dalam resto. Yuk, kita review menunya satu per satu yang sudah saya coba. Ini review menu yang sempat saya cicip saja ya.
Nasi Hainan Ayam Panggang 41K
Begitu dipesankan oleh salah satu teman, saya sudah gak sabar pengen mencoba makan Nasi Hainan Ayam Panggang khas AH PEK. Nama Hainan diambil dari salah satu daerah yang ada di negara Tiongkok bagian selatan. Hainan menjadi destinasi wisata favorit di Tiongkok karena memiliki penampakan alam yang hampir mirip dengan Indonesia. Berada di Pulau Hainan dengan memiliki puluhan pantai dan kuliner yang cukup menjadi daya pikat pengunjung yang datang berlibur.
Menu satu ini mungkin terlihat sederhana, tapi perpaduan nasi gurih dengan ayam panggang yang menggoda selalu punya daya tarik tersendiri. Porsinya juga cukup besar. Aroma khas ayam panggang langsung terasa menggugah selera. Tampilan ayamnya yang berwarna kecokelatan dengan kulit yang terlihat mengkilap membuat siapa saja rasanya ingin segera menyantapnya.
Untuk nasinya, Nasi Hainan punya karakter yang berbeda dibandingkan nasi putih biasa. Rasanya lebih gurih, aromanya harum dan teksturnya terasa lembut. Ada sensasi rasa kaldu dan rempah yang membuat nasi ini tetap nikmat meskipun disantap tanpa banyak tambahan lauk.
Yang paling menarik bagi saya, yaitu ayam panggangnya. Penyajiannya, ayam panggangnya dipotong menjadi beberapa bagian. Daging ayam yang empuk dengan perpaduan bumbu yang meresap memberikan rasa gurih dan sedikit manis. Apalagi saat disantap bersama nasi Hainan, rasanya semakin lengkap. Gak ketinggalan saus pelengkap yang memberikan sentuhan rasa berbeda sehingga setiap suapan terasa semakin nikmat. Untuk topingnya diberi setengah potong telur ayam.
Kombinasi nasi yang gurih dan ayam panggang yang kaya rasa menjadi pasangan yang cukup sulit ditolak. Masakan ini juga cocok buat kalian yang ingin menikmati hidangan mengenyangkan tanpa harus memilih makanan yang terlalu berat. Cocok dinikmati saat makan siang maupun makan malam, apalagi bagi sebagian banyak orang pecinta kuliner bernuansa Chinese Food.
Soal harga bagi saya pribadi, ada harga ada rasa. Harganya cukup lumayan tapi kalau rasanya memang juara. Seporsi Nasi Hainan Ayam Panggang seharga 41 ribu (belum termasuk PPN).
Chicken Chop Curry Rice 42K
Menu satu ini menjadi salah satu menu best seller selain Nasi Hainan Ayam Panggang di resto ini. Buat kalian yang suka masakan dengan cita rasa gurih dan sedikit sentuhan rempah, Chicken Chop Curry Rice menjadi salah satu menu yang menarik untuk dicoba.
Menu ini menawarkan perpaduan ayam goreng berbalut tepung yang renyah dengan nasi hangat dan siraman saus kari yang kaya rasa rempah. Jujur, setelah saya mencicipi rasa karinya, benar-benar enak, gurih dan ada sedikit pedasnya. Pas banget buat kalian yang gak terlalu suka pedas tapi pengen makan masakan berbumbu.
Porsinya juga cukup besar. Potongan ayam yang terlihat krispy disajikan bersama nasi putih hangat yang ditaburi bawang goreng, lengkap dengan kuah kari berwarna kuning kecokelatan yang aromanya cukup menggoda.
Bagian menarik ada pada chicken chopnya. Lapisan tepung di bagian luar memberikan sensasi renyah saat digigit. Sementara bagian dalam ayamnya terasa lembut dan juicy. Selain itu, tentu saja kuah karinya yang menjadi dominan disini. Kuah kari yang disiram di atas nasi membuat setiap suapan terasa lebih terasa.
Kombinasi ayam krispi dengan saus kari, menghadirkan perpaduan rasa yang cukup seimbang. Ada gurih ayam, nasi yang lembut, serta rempah dari kari yang memberikan sensasi hangat di mulut. Untuk seporsi Chicken Chop Curry Rice seharga 42 ribu. Cukup cocok buat saya pribadi dengan rasanya.
Claypot Kebuli Ayam Rempah 86K
Sampai kita di menu ketiga. Wajib saya review masakan satu ini karena memang menu ini membuat saya tertarik buat dibahas. Meskipun ini resto khas Chinese Food, tetap menampilkan masakan dari beberapa negara lainnya. Salah satunya menu nasi kebuli khas negara Turki.
Nasi gurih harum dengan sentuhan rempah yang menggoda. Kalau kalian doyan makan nasi berbumbu dengan aroma rempah yang kuat, Claypot Kebuli Ayam Rempah bisa menjadi salah satu menu yang layak dicoba. Dari namanya saja sudah terbayang nasi kebuli yang kaya rempah, disajikan dalam claypot yang membuat pengalaman makannya terasa sedikit berbeda.
Begitu hidangan datang, aroma rempah langsung menjadi hal pertama yang menarik perhatian. Harumnya terasa hangat dan menggugah selera, dengan karakter khas nasi kebuli yang berpadu dengan aroma ayam dan bumbu rempah.
Nasinya menjadi salah satu bagian yang paling menarik. Nasinya terasa gurih dan kaya rasa, tetapi gak sampai membuat enek. Perpaduan rempahnya memberikan rasa yang lengkap dengan sensasi gurih dan sedikit hangat yang membuat ingin terus menyantapnya.
Ayam rempahnya juga menjadi pasangan yang pas untuk nasi kebuli. Bumbu meresap dengan baik sehingga setiap potongan ayam terasa lebih berkarakter. Teksturnya cukup lembut dan semakin nikmat ketika disantap bersama nasi kebuli yang aromatik.
Penyajian menggunakan claypot juga memberikan daya tarik tersendiri. Selain membuat tampilannya lebih menggugah selera, penyajian seperti ini memberikan kesan hidangan yang sangat wajib dipesan saat datang ke AH PEK.
Porsinya juga bisa untuk berempat karena penyajiannya besar sekali. Apalagi ukuran ayam rempahnya juga besar banget. Harganya juga lumayan merogoh gocek yaitu 86 ribu per porsi.
Es Bandung AH PEK 28K
Setelah menikmati berbagai menu makanan di AH PEK Kopitiam, rasanya kurang lengkap kalau belum mencoba minuman segarnya. Salah satu yang menarik perhatian yaitu Es bandung AH PEK. Minuman satu ini sangat familiar bagi pecinta kuliner, apalagi dinikmati di tengah cuaca panas siang hari.
Dari tampilannya, Es Bandung punya warna merah muda yang cukup menggoda. Perpaduan warna tersebut memberikan kesan segar bahkan sebelum menyeruputnya. Disajikan dengan es batu, membuat minuman segar ini terasa cocok menjadi teman bersantai sambil menikmati suasana siang itu.
Untuk rasanya, Es Bandung identik dengan perpaduan susu dan sirup mawar yang memberikan kesan cita rasa manis, lembut, serta sedikit aroma mawar yang khas. Sensasi creamy dari susu berpadu dengan manisnya sirup, menciptakan rasa yang cukup unik dan berbeda dari minuman dingin pada umumnya.
Rasa yang gak terlalu manis tapi sudah cukup bagi saya pribadi. Es Bandung AH PEK menjadi salah satu pilihan menarik bagi yang ingin menikmati minuman dengan cita rasa klasik. Bukan sekedar pelepas haus, tapi memberikan pengalaman menikmati minuman khas kopitia yang cukup berbeda. Untuk harga cukup terjangkau yaitu 28 ribu.
Es Cendol Malaka 30K
Selain Es Bandung, yang wajib saya review yaitu minuman yang saya pesan yaitu Es Cendol Malaka. Namanya saja terkesan kita minum es cendol di Tanah Melayu, hehehe. Es Cendol Malaka berasal dari kawasan Malaka yaitu Malaysia. Meskipun cendol sendiri secara histori memiliki keterkaitan kuat dengan tradisi kuliner Jawa.
Di Malaka, Malaysia, cendol berkembang menjadi kuliner khas dengan penggunaan gula merah yang memberikan cita rasa manis, gurih dengan ada aroma karamelnya. No debat mengenai asal muasal dari es cendol. Setiap negara memiliki minuman khas cendol masing-masing. Gak hanya di Indonesia, di negeri seberang pun cendol sudah berkembang pesat dengan ciri khas yang berbeda. Mungkin di Afrika juga ada minuman segar sejenis es cendol, hehehe.
Dari tampilannya, Es Cendol Malaka sudah terlihat menggoda. Perpaduan cendol yang berwarna hijau, santan putih, gula merah dan es batu menghadirkan kombinasi warna yang sederhana tapi sangat menggugah selera. Apalagi disajikan dalam kondisi ingin, rasanya langsung ploong di tenggorokan.
Saat mulai diseruput, perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurihnya santan langsung terasa. Cendolnya memberikan tekstur kenyal dan lembut yang menjadi ciri khas minuman tradisional ini.
Bagi saya, Es Cendol memang termasuk salah satu minuman yang gak pernah kehilangan penggemarnya. Sejak kecil saya suka sekali dengan es cendol. Mungkin kalian setuju, es cendol itu enak sekali dan sangat merakyat. Porsi Es Cendol Malaka di AH PEK cukup besar ya. Saya pun agak kurang mampu menghabiskan sendirian. Untungnya ada beberapa teman yang bantu habiskan, hehehe.
Setelah makan besar di siang hari yang panas, enaknya minum es cendol yang segar-segar biar perasaan lebih bahagia lagi di akhir pekan, asyiik. Soal harga, Es Cendol Malaka seharga 30 ribu. Sangat pas dengan porsi yang diberikan.
Mango Smoothies Jumbo 30K
Nah, ini minuman segar yang gak masuk akal menurut saya. Namanya Mango Smoothies Jumbo. Beberapa teman yang ikutan gabung yang pesan. Dan saat minuman ini datang dibawa oleh salah satu karyawan resto, mata langsung melek. Gila, warnanya yang sangat segar yaitu kuning mangga dan gelasnya besar sekali. Di atasnya diberi es cream mangga juga. Mantap sekali ini minuman.
Buat pencinta minuman berbahan dasar buah, Es Mango Smoothies tentu menjadi salah satu pilihan yang sulit untuk dilewatkan. Perpaduan rasa manis dan sedikit asam khas buah mangga dengan tekstur lembut dan dingin membuat minuman ini cocok dinikmati kapan saja, terutama saat cuaca sedang panas.
Kali ini saya berkesempatan buat nyicip Es Mango Smoothies di salah satu teman. Teksturnya terlihat kental dengan sensasi smoothies yang berbeda dari jus buah biasa. Saat menyeruputnya, rasa buah mangganya sangat dominan dan terasa gak nanggung. Rasanya manis, asam, gurih dan teksturnya lebih kental.
Berbeda dengan minuman jus yang cenderung lebih encer, Mango Smoothies memiliki tekstur yang lebih padat dan lembut. Sensasi dinginnya juga terasa lebih maksimal sehingga sangat cocok dijadikan teman bersantai sambil menikmati berbagai menu yang disantap saat itu.
Jadi, Es Mango Smoothies merupakan pilihan minuman yang pas bagi pecinta buah mangga. Tekstur lembut, rasa manis asam yang menyegarkan dan sensasi dingin yang membuat hati bahagia. Mantan mah lewat kalau sudah minum es Mango Smoothies ini.
Seporsi Mango Smoothies Jumbo ini diberi harga 30 ribu. Menurut saya harganya cukup terjangkau dengan porsi yang jumbo bisa untuk dua sampai tiga orang.
Gimana, kalian sudah datang makan ke AH PEK belum ?. Bagi saya dengan adanya resto ini, bisa menambah referensi buat kalian yang pengen makan di luar mencari menu-menu khas Melayu atau Nusantara atau mencari kopi dan teh tarik, bisa mampir di AH PEK Kopitiam.
Sejauh ini, pelayanan di AH PEK Kopitiam sungguh sangat baik. Karyawannya murah senyum dan ramah. Pesanan gak ada yang salah dan terpenting pesanan kami cepat datangnya. Restonya juga bersih dan wangi. Makan sambil mendengarkan beberapa lagu instrument oriental sangat pas sekali.
Jujur, saya pengen balik lagi buat nyobain menu kopinya dan teh tariknya yang belum sempat saya coba. Next Time, bakalan datang lagi kesini. Masih banyak menu-menu yang menarik buat dicoba. Sayangnya, saya punya perut hanya satu dan kapasitasnya terbatas. Kalau gak, sudah saya pesan semuanya, hehehe (sombong amat).
Over all, saya senang dan teman-teman yang ikutan juga senang makan di AH PEK Kopitiam. Isi dompet saja yang hampir menangis tapi gak apa-apa. Uang bisa dicari, tapi moment berkumpul bareng keluarga dan teman seperjuangan itu sangat berharga bagi saya. Asyiik !.
Mungkin itu dulu review singkat dari saya dari AH PEK Kopitiam. Mungkin ada diantara kalian yang memiliki cerita atau pengalaman datang makan di AH PEK dimana saja, bisa berbagi komentar di kolom komentar ya !.
Penulis : Lazwardy Perdana Putra















0 comments:
Post a Comment