Skip to main content

Bar & Restourant Kece : Artati Lombok, Selong Belanak


Hujan !!!

Di Pulau Lombok bahkan hampir seluruh kepulauan Indonesia sedang dilanda musim hujan. Biasa lah di akhir tahun ini hujan gak henti-hentinya membasahi bumi pertiwi, khususnya di pulau saya tercinta ini. Mana mau libur anak sekolah, libur semesteran bagi anak kuliah, hari natal dan tahun baru. Bahkan saat ini banyak yang kawin,eeh nikah maksudnya. Lumayan dingin-dingin bareng pasangan berbulan madu ( ngomong opo toh iki ??? ).

Berbicara soal hujan, saya punya cerita lagi yang lebih kece. Disini bukan ceritanya yang kece tapi tempatnya yang saya datangi bareng temen-temen kantor beberapa minggu yang lalu. Alasannya; tempatnya di daerah pantai, terletak di perbukitan dan suasananya yang bener-bener kece.

Sebut saja namanya, Artati. Seperti nama seorang wanita yang kalo dibayangin wanita yang anggun, dari keluarga sederhana dan baik hati ( kebanyakan nonton film-film Indonesia ). Lupakan dulu yang namanya wanita anggun yoo broo.



Artati adalah sebuah Bar dan Restaurant yang telah dibuka satu tahun yang lalu. Pemiliknya saya lupa namanya, yang jelas beliau berasal dari Kota Mataram. Lokasi tempat ini berada di Desa Mekar Sari, Selong Belanak atau berada dekat dengan Pantai Semeti, Mawi dan Selong Belanak, persis di pinggir jalan raya. Bila masih bingung, silahkan buka google map !.

Butuh satu setengah jam perjalanan dari Kota Mataram atau setengah jam dari Lombok International Airport menggunakan sepeda motor atau mobil. Gak ada angkutan umum yang menuju ke tempat ini. Kita hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewa. Bisa juga menggunakan taksi atau ojek.






Artati Bar & Restourant ini meskipun sudah satu tahun dibuka, tapi baru-baru ini eksis di instagram. Bagian yang saya suka dari tempat ini yaitu cafenya. Bentuk cafe yang sangat sederhana yang hampir seluruhnya berbahan dasar kayu. Dinding bangunan yang berjumlah tiga belas, terbuat dari batang pohon kelapa ( gak ada kerjaan ngitung jumlah dinding !!! )

Bentuk meja dan kursi kayunya yang sangat unik. Keren sekali menurut saya. Sangat nyaman sekali sekedar santai-santai dan berkumpul bareng keluarga dan temen-temen. Bangunan semi indor ini, saya beri nilai 90 dari 100. Suasana perbukitan di daerah pesisir sangat terasa di Artati Bar & Restourant.





Untuk daftar menu sendiri, menurut saya sesuai dengan tempat dan suasana disini. Ada menu yang harganya terjangkau di kantong dan ada juga yang lumayan merogoh kocek. Kembali ke selera masing-masing.

Saya memesan seporsi kentang goreng dengan segelas kopi lombok nescafe panas. Untuk kopi lombok nescafenya, saya rasa sangat enak dilidah. Sedangkan temen-temen yang lain ada memesan minuman yang berbeda. Berhubung hari itu kita-kita dapat teraktiran dari ibu bos, jadinya kita gak terlalu pikirin harganya, hahahaha ( dasar muka traktiran ). Untuk menu disini, saya beri nilai 80 dari 100.





Kita beralih ke kolam renangnya. Artati Bar & Restourant memiliki kolam renang yang super keren. Air kolam yang jernih berwarna biru tua. Kedalaman kolam renang dibagi menjadi dua. Bagian dalam untuk orang dewasa, sedangkan yang dangkal untuk anak-anak. Dari kejauhan kolam renang yang berhadapan langsung dengan Pantai Selong Belanak, menambah cantik dari tempat ini. 

Untuk berenang disini, para tamu atau pengunjung dikenakan tarif 50 ribu per orang dewasa, untuk anak-anak setengah harga orang dewasa kalo gak salah. Itu diluar harga makan dan minum lhoo ya. Awalnya saya kira kita memesan menu disini sudah termasuk berenang. Ternyata tarif renang dibedakan, lumayan berarti hehehe ( senyum penuh arti... ).  






Sayang beribu sayang, karena gak membawa pakaian renang dan ganti, saya dan teman-teman gak jadi mandi. Soalnya acara dadakan dari ibu bos. Next, bila datang kesini lagi, mau gak mau harus berenang, hukumnya wajib. 

Walaupun gak berenang, hari itu dalam suasana gerimis sore kami berenam sangat menikmati moment-moment asyik di Artati Bar & Restourant. Disamping menambah daftar destinasi trip saya sepanjang tahun ini, Artati Bar & Restourant membuat keakraban kami berenam semakin erat dan semoga keakraban ini terpelihara selamanya.Amiiin.

Banyak spot-spot foto yang ada di cafe ini. Saking banyaknya, kami sampai bingung mau jepret di mana lagi. Untuk kolam renangnya saya beri nila 95 dari 100. Untuk nilai keseluruhan dari Artati Bar & Restourant, saya beri nilai 90 dari 100, ditambah dengan dukungan suasana gerimis hujan juga karena saya suka hujan disaat melakukan perjalanan traveling. 

Catatan :
- Berada di jalur antara Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah dan Pantai Selong Belanak.
- Memakan waktu tempuh 1 jam 30 menit dari Kota Mataram, 45 menit dari Lombok International Airport, 30 menit dari Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah. 
- Selain bar dan restourant, di Artati juga tersedia penginapan dengan budget antara 750 - 800 ribu per malam, saat ini sedang dibangun penginapan dengan tarif kamar 300 ribu per malam.

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

Comments

  1. Wah.. bagian ngambil fotonya sampai berdiri diatas kursi.. ati2 jatuh mas. :)

    Semoga kalau main ke lombok bisa mampir ke resto artati.. namanya mudah diingat ya. Artati.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe.. Salam kenal :).. Amiin.. Thanks udh mampir d my blog :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Baru : Naik Boat di Danau Beratan, Bedugul

Siapa yang gak kenal Bali dengan keindahan pantai dan budayanya. Hampir semua destinasi di Bali sudah mainstream . Apalagi kalau sudah yang namanya long weekend , jangan diharap bisa menikmati alam Bali sendirian. Bus-bus pariwisata dan kendaraan lainnya berjejer dan membuat jalur di kawasan wisata macet total. Itu pengalaman yang saya rasakan di Bali minggu yang lalu. Agak sedikit curhat di awal tulisan mengenai kemacetan di Bali yang sudah terasa saat ini. Beda dengan keadaan Bali dua puluh tahun yang lalu, disaat saya pertama kali ke Bali. Lengang, gak panas dan gak macet. Oke... Kita lupakan kemacetan di Bali akhir-akhir ini. Kita bahas hal-hal yang menarik di Bali saja. Salah satunya tempat yang sempat saya kunjungi saat ke Bali kemarin, tepatnya di bagian utara Bali. Tempatnya dingin, adem, sejuk, jauh dari polusi dan kece pastinya. Fotoan kece di atas boat dengan latar Pura Ulun Danu, Danau Beratan Welcome Danau Beratan !!! Kalian

Kuliner Lagi di Bebek Goreng Pondok Galih : Gajah Mada, Lombok

Kalau ditanya tempat makan yang nyaman dengan penampilan kece di seputaran Kota Mataram. Saya langsung menjawab Bebek Goreng Pondok Galih Gajah Mada. Sudah lama juga saya gak mereview tempat makan sambil kulineran. Akibat terlalu lama virus Covid-19 menghantui kita, sampai-sampai mau makan keluar saja harus mikir beribu kali. Pertimbangannya pastinya keamanan dan kesehatan diri sendiri. Untuk kali ini saya gak mau kehilangan momentum. Kebetulan ada libur empat hari dan gak traveling kemana-mana. So, saya bareng keluarga berencana pergi kulineran ke tempat yang belum didatangi. Wah, ini yang saya tunggu-tunggu. Saya pun merekomendasikan mencoba olahan bebek yang cukup terkenal di Kota Mataram, yaitu Bebek Goreng Pondok Galih. Dari namanya saja agak kesunda-sundaan ya. Memang bener, resto ini bernuansa khas Sunda.  Gimana ceritanya ?. Pasti seru dong. Buat yang gak berminat sama tulisan ini, bisa leave . Tapi buat kalian pembaca setia blog ini, pasti sudah gak sabaran sama cerita-cerita

Nama Menu Makanan Minuman yang Unik di Warung Meekow

Kalau hujan gini, enaknya ngebahas tentang makanan kali ya. Udara dingin dikala hujan menggoda, ujung-ujungnya larinya ke perut, laper guys. Nah, ngebahas makanan, saya punya review sebuah warung makan yang rekommended buat dicoba. Namanya Warung Meekow. Sudah pasti di media sosial tepatnya instagram, sudah ramai sekali ini tempat tongkrongan. Kalau gak salah sekitar akhir tahun 2020 lalu, tempat ini dilaunching. Sayangnya saya gak sempat datang di acara launchingnya, lebih tepatnya gak diundang,hehehe...curhat.  Kenapa saya review tempat nongkrong ini ?. Alasannya, karena beberapa teman menyarankan untuk datang mencicipi menu-menu enaknya. Jadi penasaran dong, so akhirnya saya datang untuk pertama kalinya bareng temen-temen kantor di jam makan siang. Gak puas hanya datang sekali, seminggu kemudian, saya kesini lagi bareng anak istri. Over all , pelayanan yang cukup memuaskan dan makananya enak, jadi saya review (gak ngendorse).  Dari informasi yang saya dapat, pemilik Warung Meeko