Friday, 18 October 2019


Di tengah cuaca panas yang masih melanda Pulau Lombok sampai detik ini, membuat keinginan untuk kabur dari rumah, mencari tempat yang adem. Bila hari libur, gak lengkap rasanya kalau gak jalan-jalan. Berhubung si doi lagi tengah hamil, gak tega rasanya ngajakin ke air terjun atau panas-panasan di pantai. Bukannya nantinya menikmati tapi merasa gak nyaman dan pengen cepat pulang.

Mau ke air terjun gak mungkin. Pergi ke pantai yang dekat dari rumah juga sudah biasa. Akhirnya berubah rencana untuk pergi renang di kolam renang saja. Dan baru ingat, di dalam tas kecil ada satu lembar voucher renang.

"Gimana cara dapetin vouchernya ?". Sedikit bercerita, kebetulan beberapa minggu yang lalu saya diundang pihak Wyndham Sundancer dalam kegiatan World Clean Up Days 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di pantai Sundancer Beach Cafe, tepat di depan hotel Wyndham dimana ini masih dalam wilayah kekuasan Wyndham Sundancer. Nah, diacara tersebut saya pihak panitia kegiatan bagi-bagi doorprise. Alhamdulillah saya beruntung mendapatkan salah satu doorprisenya yaitu voucher berenang untuk satu orang saja. Bonusnya saya dapat ajak istri juga, kece kan ? #NyombongDikit

Mumpung gratis, saya putuskan untuk renang di kolam renang kece milik Wyndham Sundancer Resort Lombok. Mendengar saya ngajak renang, wajah si doi langsung berbinar-binar. Melihat kondisi si doi lagi tengah hamil, sempat ragu karena lokasinya lumayan jauh dari Kota Mataram yaitu di wilayah Sekotong sana. Sekitar satu jam perjalanan menggunakan Nmax kesayangan (Si Blue). Bawa Nmaxnya pelan-pelan biar si dedek bayi di dalam perut gak terganggu.

Di beberapa minggu yang lalu saya sudah pernah menulis tentang hotel ini tapi dalam cerita yang berbeda. Jalur dan lokasi hotel ini juga sudah beberapa kali saya tulis di postingan sebelumnya.






Setelah semuanya sudah siap tanpa ada yang tertinggal, kami berangkat menuju Sekotong. Cuaca pagi itu cukup terik, maklum saja sudah lama sekali gak turun hujan. Sepanjang perjalanan melihat perbukitan yang kekuningan. Sepanjang perjalanan debu banyak yang bertebaran di pinggir jalan. Kacamata dan masker sudah terpasang dengan sempurna (ala-ala Demian).

Untuk lebih menikmati perjalanan, saya sengaja melalui jalur Teluk Lembar. Bisa melihat birunya teluk dengan jejeran kapal-kapal ferry yang sedang off berdinas. Perbukitan dengan jalanan yang berkelok-kelok. Panas pun hilang sementara karena hembusan angin laut yang sepoi-sepoi. Lama-lama ngantuk juga kena angin laut, padahal sedang membawa motor.

Gak terasa dengan berjalan santai, kami berdua sudah sampai di pintu masuk menuju Wyndham Sundancer. Kami bertemu dan lapor ke pos penjaga. Melaporkan maksud dan tujuan datang kesini. Setelah diijinkan masuk, kami menuju area parkir kendaraan. Suasana hotel cukup sunyi dan tenang. Gak seramai hotel-hotel yang ada di daerah Kota Mataram dan Senggigi. Disini tenang, nyaman dan kece pastinya. Hanya suara angin laut dan dedaunan pohon kelapa saja yang terdengar.






Tujuan utama ya renang. Setelah menuju meja reseptionis, kami bertemu dengan karyawan hotelnya (saya lupa namanya). Langsung saja saya bilang mau renang. Kebetulan voucher yang saya bawa hanya untuk satu orang saja. Karyawan hotel tersebut mengantarkan kami menuju area kolam renang. Disini bebas memilih mau duduk dimana. Kami berdua memilih duduk di tempat tidur santai yang  berada tepat di pinggiran kolam. Tempat tidur santainya lengkap dengan payung dan beruntungnya tempatnya berada di bawah pohon kelapa langsung.

Suasananya benar-benar mantap jiwa banget. Kolam renangnya besar dan dikelilingi oleh bangunan hotel dan pohon-pohon kelapa. Apalagi di sebelah selatan kolam renang itu area perbukitan. Jadi udaranya sangat sejuk meskipun masih musim kemarau panjang.

Tapi ingat sebelum berenang di cuaca panas seperti sekarang ini jangan lupa melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dari matahari. Untuk itu istri saya membawa produk dari Mark Venus yaitu body milk green tea yang bermanfaat sebagai anti oksidan.

Secara kemasan,Venus Body Milk Green Tea ini dikemas tube flip top berwarna putih dengan penutup berwarna biru. Kemasan plastik ini sangat mudah digunakan dan mudah diatur saat akan dituangkan pada telapak tangan. Jadi sebelum membeli, dipastikan lagi keadaannya masih tersegel atau gak. Bentuk sediaannya cream dan semi gel sehingga gak hanya merawat kulit namun sesuai dengan kegunaannya memberikan kesegaran pada kulit. Cocok sekali digunakan buat kita-kita yang sering traveling panas-panasan #BukanEndorse

***

Gak menunggu waktu lama, saya langsung buka baju dan nyebur ke kolam renangnya. Disini kolam renangnya memiliki kedalaman bervariasi. Ada yang hanya satu sampai empat meter untuk kolam dewasa. Sedangkan untuk kolam anak-anak juga ada. Antara kolam dewasa dan anak-anak hanya dibatasi dengan tali tambang dan bola-bola kecil untuk menandakan batasannya. Saya suka dengan bentuk kolam renangnya.

Dilihat dari atas, kolam renangnya sangat unik. Mirip seperti danau buatan. Gak seperti kolam renang hotel yang rata-rata berbentuk persegi panjang. Tapi disini kolamnya dibuat seperti danau dan sungai lengkap dengan jembatannya. Uniknya lagi di tengah-tengah kolam renang ada mini barnya. Enak buat yang kehausan habis renang, bisa nongki disini sambil liat bule-bule renang. Ada air pancurannya juga lhoo. Bagi yang mau berendam ala-ala bertapa gitu, bisa nyobain berdiam diri di bawah air pancurannya.







Setelah beberapa jam saya berenang, si doi juga ikutan renang. Tapi voucher kan buat satu orang. Pas saya nego sama mas karyawannya, eh malah diijinkan. Dengan ramah masnya mempersilahkan si doi buat ikut renang. Thanks mas bro.

Tanpa menunggu lama, si doi bersiap-siap turun ke kolam renang. Disini air kolamnya bersih, jernih dan kadar kaporitnya rendah banget. Terasa di tangan kalau airnya bersih dan gak lengket, jadi saya ijinkan si doi untuk nemenin saya renang. Meskipun waktu sudah siang dan sinar matahari sedang terik-teriknya, gak terasa bagi kami. Kami menikmati berenang dan berendam di kolam renangnya.

Untuk paket renangnya disini dikenakan 125 ribu per nett. Itu sudah dapat handuk, pizza satu loyang, soft drink yang punya banyak variasi dan renang sepuasnya. Mau renang dari subuh sampai isya juga boleh asalkan kuat lhoo ya. Hahahaha.

Saat itu suasana di kolam renang gak begitu ramai. Hanya beberapa tamu saja bersama keluarga yang renang. Ada juga pasangan bule yang berjemur sambil baca buku, sesekali mereka berenang dan kembali berjemur lagi. Ada juga yang olahraga jalan santai mengelilingi area hotel yang berbukit-bukit.

Yang saya sukai dari kolam renang ini, kita bisa berenang, bersantai sambil mendengarkan lagu-lagu hits terkini. Sesekali ada lagu-lagu reagenya. Benar-benar suasana seperti di pinggir pantai. Kece jiwa !!!




Untuk pizzanya, bener-bener dibuat puas sama pihak hotelnya. Satu voucher kan dapat satu loyang pizza, eh malah yang keluar ada dua loyang pizza. Mana lagi ukuran pizzanya gede banget, porsinya orang bule. 

Beruntungnya kami berdua doyan makan, jadinya gak apa-apa deh. Kenyataannya, kami nyerah juga mau habisin. Baru setenga loyang, sudah kekenyangan. Sisanya kami minta dibungkus buat dibawa pulang. Lumayan buat oleh-oleh orang rumah. Sebagai pelengkap yang seger-seger pun keluar yaitu Juice Melon. Di tengah cuaca panas begini, habis renang enaknya minum juice melon. Segeeerr !!!.

Gak terasa waktu sudah sore. Ternyata kami renangnya sudah empat jam. Ini renang terlama saya sepanjang hidup. Biasanya sudah satu jam, langsung berhenti. Kalau disini, renangnya dibuat betah sama kolam renangnya. Apalagi mencoba renang di kedalaman empat meter, sensasinya beda guys. Rasanya dingin di bawah. Biasanya yang kedalaman empat meter digunakan untuk latihan diving. Kapan-kapan saya pengen latihan diving lagi disini.

Setelah bilas dan bersih-bersih, kami siap-siap untuk balik ke Mataram. Rencananya sih mau ke Sundancer Beach Cafe yang berada di seberang hotelnya. Mau liat-liat pantai. Tapi berhubung sudah ngantuk dan capek renang, kami memutuskan untuk pulang saja.

Setelah berpamitan sama pihak hotel, kami balik pulang. Tadinya ngantuk melanda kami berdua, tapi hilang seketika saat di sepanjang perjalanan pulang. Waktu sore hari, waktu yang pas untuk mengexplore alam Sekotong. Gak panas dan angin laut semakin sepoi-sepoi.

Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Kedis, Pantai Elak-Elak, Gili Gede dan lainnya, destinasi wisata terdekat dari Wyndham Sundancer Resort Lombok.

Over all, rekommended buat kalian yang ingin berlibur ke Pulau Lombok. Jangan sampai tertinggal. Untuk paket menginap di Wyndham Sundancer Resort Lombok bisa kepoin langsung websitenya.

Thanks buat Mas Kam (Kemal) atas pelayanannya saat kami berdua menghabiskan waktu libur di Wyndham Sundancer. Meskipun saat itu kita gak bertemu karena kau disana dan kami disini, Asyiik. Jangan whatsapp yang alay-alay yaak ! Hahahaha.

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

6 comments:

  1. beruntungnya bisa berenang di tempat yang mewah ke gitu. Btw yang kedalaman 8m untuk apa?

    ReplyDelete
  2. Ikhhhh mas rezeki banget sih bisa dapet voucher renang ke sana. Semoga nanti bisa liburan ke sana juga aku dan keluarga kecilku. Sehat-sehat juga ya buat istri dan calon dede bayinya ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah mbak. Amiiin smoga bisa liburan k Lombok 😊😊😊

      Delete
  3. wah sekarang sundancer udah bagus ya, padahal dulu seperti gak diurus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skrg yg pegang Wyndham bang. Jd namanya Wyndham Sundancer Resort Lombok 😎😎😎

      Delete