Saturday, 28 September 2019


Kita tau, permasalahan sampah adalah masalah global. Kita saja gak bisa lepas dari yang namanya sampah. Beli makanan, minuman dan kebutuhan lainnya akhirnya akan menjadi sampah. Begitu juga dengan lingkungan tempat tinggal kita. Rumah saja kalau sehari gak dibersihkan, keliatannya kayak sarang hantu. Penuh dengan sampah dan menimbulkan bau yang gak sedap. Apalagi gak dibersihkan lebih dari satu hari, gak kebayang terlihat seperti apa. Si doi saja gak bakalan mendekat pasti, hahaha.

Beberapa hari yang lalu, tepat tanggal 21 September 2019 kita memperingati World Clean Up Day 2019 (WCD). Saya berkesempatan menghadiri undangan dari Wyndham Sundancer Resort Lombok yang berlokasi di Sekotong. Ini adalah pengalaman pertama saya melakukan kegiatan bersih-bersih pantai.

Sabtu pagi, sekitar jam setengah enam pagi saya berangkat sendirian ke Wyndham Sundancer Resort Lombok. Si doi gak ikut karena lagi kurang enak badan. Acara di rundown dimulai sekitar jam setengah tujuh pagi dan dibuka oleh Pak Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah atau disapa dengan panggilan Bang Zul. Waaaw, keren dong.




Cuaca cukup cerah pagi itu. Dari rumah di Mataram, memakan waktu tempuh satu jam perjalanan menuju lokasi acara menggunakan Nmax kesayangan. Seperti biasa menggunakan jalur Sekotong Atas untuk mempercepat perjalanan. 

Wyndham Sundancer Resort Lombok sendiri beralamatkan di Jalan Pandanan, Dusun Pandanan, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Setengah jam perjalanan dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Bagi kalian yang masih bingung jalur menuju resort ini, bisa buka google maps dan masalah cepat beres. 

Di sekitar resort ini, banyak sekali destinasi wisata yang bisa kita explore. Di sebelah timur, ada Gili Nanggu, Gili Sudak dan Gili Kedis. Sebelah barat ada Pantai Elak-Elak, Gili Gede, Gili Asahan dan masih banyak lagi. Resort ini juga memiliki pantai yang bisa dibilang sifatnya privat. Kita menyebutnya Pantai Sundancer. Tepat berada di depan resort.

Ngebahas tentang resort bintang lima ini gak ada habisnya. Saya saja sangat senang bila diundang stay di resort ini karena memiliki pemandangan yang kece dan tenang, jauh dari hingar bingar ibukota. 

Untuk lebih mendalam mereview resort ini seperti apa, akan saya tuliskan di postingan selanjutnya. Harap bersabar ya, kita fokus sama acara Wyndgreen International Coastal Clean Ups Days 2019 dulu. 




Acara yang bertajuk Wyndgreen International Coastal Clean Ups Days 2019 ini dimulai jam delapan pagi, tepat setelah Bang Zul dan rombongan sampai di lokasi (termasuk saya juga). Sesi pertama yaitu sambutan dari Bang Zul sekaligus membuka acara. 

Beberapa hal yang disampaikan Bang Zul dalam sambutannya, beliau mengingatkan kita kembali satu tahun yang lalu ketika Pulau Lombok ditimpa gempa yang cukup dahsyat. Beliau berpendapat, NTB saat ini sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Bang Zul memotivasi warga untuk terus menata diri dan bekerja sama membangun NTB semakin baik kedepannya. 

Bang Zul juga mengapresiasi terhadap kegiatan bersih-bersih terbesar di dunia ini. Beliau mengajak kita untuk selalu menjaga lingkungan sekitar termasuk destinasi-destinasi wisata yang kita miliki agar selalu indah dan menjadi tujuan wisata dunia nomor satu kelak. Amin.

Dalam akhir sambutannya, beliau berharap jumlah penerbangan menuju Pulau Lombok agar lebih banyak lagi. Begitu juga dengan penerbangan dari mancanegara, contohnya penerbangan Pert, Australia-Lombok yang beberapa waktu yang lalu menunjukkan trend yang positif.

Ada juga sambutan dari General Manager Wyndham Sundancer Resort Lombok "Pak Ardi Wilson". Saya memanggilnya Bang Wilson. Orangnya cool, ramah dan murah senyum. Thanks bang sudah diundang ke acaranya. Beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada peserta dan tamu undangan yang sudah datang jauh-jauh dari Mataram dan sekitarnya, mana pagi buta pula, hehehe. Bang Wilson berharap kegiatan seperti ini mendapatkan banyak manfaat dan kita sebagai manusia selalu diingatkan untuk sadar menjaga alam ini. 





Setelah acara sambutan, barulah kegiatan dibuka dengan melepaskan tukik (anak penyu). Bang Zul, masyarakat dan tourist melepas tukik bersama-sama ke lautan lepas. Pelepasan tukik sendiri dilakukan di Pantai Wyndham Sundancer, tepat di depan lokasi acara. Dari anak kecil, orang dewasa sampai tua gak mau ketinggalan melepas tukis bersama-sama.

Saya pun ikut melepas tukik ke lautan. Tukiknya lucu-lucu dan menggemaskan. Betapa bahagianya mereka dilepas ke lautan untuk bertemu dengan keluarganya masing-masing. Seindah-indahnya istana Aladin namun masih lebih indah kampung halaman sendiri, Asyiik. 

Puluhan tukik dilepas ini gak lepas dari kehadiran teman-teman dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NTB. Atas kehadiran mereka semua, kita bisa melepas tukik bersama-sama. Kepedulian kita terhadap makhluk hidup dan alam, selalu tetap terjaga dan semangat gak pernah padam. 




Next... beralih ke acara selanjutnya yaitu senam sehat alias ngezumba. Dengan dipimpin oleh dua instruktur senam kita yang cakep-cakep, para emak-emak sudah mulai berjoget. Joget apa ngezumba nih ?. Ngezumba dong !. Kebetulan lagu zumbanya, favorit saya. Akhirnya ikut ngezumba bareng.

Yang ikut ngezumba saat itu hampir semuanya. Barisan terdepan para emak-emak, kemudian diikuti bapak-bapak dari TNI dan instansi lainnya di barisan belakang. Gak ketinggalan juga para siswa siswi yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Ada yang terlalu pede, ada yang awalnya malu-malu tapi ngezumba juga. Ada juga yang malu-maluin ngezumbanya. Kalian di kategori mana ? hahaha.

Seakan gak mau berhenti, kita pun dibuat tambah semangat untuk melakukan bersih-bersih pantai. Kurang lebih setengah jam lamanya kita ngezumba, sebelum bersih-bersih pantai kita diberikan semangkuk bubur kacang ijo dan sepotong roti oleh panitia. Biar ada tenaga pungut-pungut sampai nantinya. Bubur kacang ijonya enak banget, apalagi rotinya yang empuk dan lembut. Enak enak. 







Panitia membagi tim menjadi dua. Tim pertama membersihkan area pantai sebelah barat dan tim kedua membersihkan area pantai sebelah timur. Antusias dan semangat teman-teman saya acungin jempol. Di bawah sinar matahari pagi yang cukup menyengat, mereka semua terjun langsung mencari sampah organik maupun anorganik untuk dibersihkan. 

Ada juga pemandangan yang cukup menggelengkan kepala. Para emak-emak selain ikut membersihkan area pantai, gak ketinggalan selfi-selfie juga. Kita bisa maklumin dijaman era digital ini apa-apa harus dilapor ke medsos. 

Apa yang saya lihat saat itu cukup memprihatinkan. Banyak sampah plastik yang ada di area pantai sebelah barat. Menurut warga setempat yang ikut dalam tim, sampah-sampah plastik ini merupakan kiriman dari desa tetangga. Berarti warga desanya harus diingatkan nih, jangan buang sampah sembarangan. 

Kebetulan saya ikut di tim pertama dan beruntung banyak mendapatkan sampah plastik. Ada juga sepasang bule yang ikut berpartisipasi. Kebetulan mereka berdua tamu yang menginap di Wyndham Sundancer. Semangat mereka perlu kita acungin jempol. Mereka sangat bersemangat dan terkadang mengeluh, kok banyak sampah plastik di pantai ini. Mereka sebelumnya mengenal Pulau Lombok memiliki pantai-pantai yang bersih dan indah.






Ada kalimat "Sambil menyelam minum air". Sambil bersih-bersih pantai, sekaligus liburan guys. Pantai di resort ini lagi-lagi saya bilang keren nan kece. Memiliki pasir putih, pantai yang sangat tenang, gak ada ombak sama sekali, air laut yang hijau kebiruan dan di sekitarnya banyak gili-gili yang menemani. 

Untuk spot foto sendiri, disini ada spot foto yang wajib kalian coba. Sebuah ayunan yang bertuliskan sunrise, sunset sundancer menambah koleksi foto kece kalian. Gak sedikit teman-teman yang ingin difoto disini. 

Setelah bersih-bersih pantai, pantia bagi-bagi doorprise. Beruntungnya saya mendapatkan doorprise renang gratis di Wyndham Sundancer Resort Lombok bareng pasangan guys #NyombongDikit. Selain ini banyak sekali doorprisenya. Ada voucher menginap di Wyndham Lombok dan Bali. Keren kan. Untuk review renangnya, saya tuliskan di postingan selanjutnya. Ditunggu ya !

Thanks buat teman-teman Wyndham Sundancer Resort Lombok atas undangan dan jamuannya. Kegiatan terakhir sebelum balik ke Mataram yaitu lunch bareng teman-teman media dan pihak resort. 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

2 comments:

  1. Keren nih jika swasta aktif turun langsung untuk kegiatan2 pro lingkungan dan juga memberi edukasi kepada masyarakat

    ReplyDelete