Saturday, 30 March 2019


Di Hari Minggu yang lalu (24/3/2019), ada yang seru lhoo di Pasar Botani. Sudah ada yang tau belum Pasar Botani itu seperti apa dan dimana?. Pasar Botani merupakan pasar destinasi digital yang dipelopori oleh temen-temen dari Genpi Lombok Sumbawa yang berada di bawah Kementerian Pariwisata RI. Nah, ada yang bertanya lagi apa itu Genpi Lombok Sumbawa?.  Kalian bisa baca postingan saya sebelumnya tentang Genpi Lombok Sumbawa di blog ini. Bisa dicari di kolom artikel.

Baca juga di : New Pasar Pancingan

Sudah dibaca belum ?. Ada baiknya dibaca dulu postingan sebelumnya biar gak bertanya lagi. Jadi saat ini Genpi Lombok Sumbawa memiliki dua pasar digital yang berada di Pulau Lombok. Pertama, Pasar Pancingan yang berada di Desa Bilebante, Pringgarata, Lombok Tengah. Dan kedua, Pasar Botani di Narmada Botanic Garden, Lombok Barat.

Bila kalian ingin ke Pasar Botani, gak perlu bingung. Buka google maps, selanjutnya ketik Narmada Botanic Garden dan langsung muncul di layar gadget kalian masing-masing. Sedangkan yang menggunakan jasa ojek online, kalian buka aplikasi ojek online favorit kalian dan pilih arah tujuan "Narmada Botanic Garden". Selanjutnya tinggal tunggu dijemput dan bayar jangan lupa, hehehe.

Alat transportasi umum ke Narmada Botanic Garden gak susah. Kalian bisa pakai mobil angkutan antar kabupaten (mobil engkel), bisa pake damri (jurusan Lombok Timur) atau yang simple saja, kalian bisa numpang di bus atau truk yang menuju arah Lombok Timur (tinggal kasi duit rokok). #HariGeneKokRepot

Baca juga di : Narmada Botanic Garden

Berhubung saya pakai motor sendiri, tinggal beli bensin sendiri dan bonceng si doi di belakang. Perjalanan dari Kota Mataram menuju Narmada kurang lebih memakan waktu setengah jam (itu sudah sama macet di lampu merah). Sesampainya di Narmada Botanic Garden, kendaraan di area parkir sudah hampir penuh. Sepagi ini sudah ramai saja nih.

Oke.. Sebelum saya melanjutkan menulis, mungkin ada diantara kalian yang bertanya-tanya. Apa bedanya Narmada Botanic Garden dengan Pasar Botani ?. Soalnya di awal tadi saya membahas sedikit tentang Pasar Botani yang berada di Narmada Botanic Garden. 








Jadi begini, Narmada Botanic Garden merupakan destinasi wisata keluarga yang bisa dikatakan masih baru di Pulau Lombok. Di awal launching, destinasi wisata ini langsung ngehits dengan foto-foto bunga mataharinya yang menjamur di sosmed khususnya di instagram. Pengelola fokus membangun tempat ini untuk dijadikan taman rekreasi dan edukasi tentang berbagai jenis tanaman bunga yang ada disini. Tempat instagrammable banget menurut saya. Gak hanya menikmati berbagai jenis tanaman bunga saja, tapi ada beberapa buah yang ditanam dan buahnya bisa dipetik sendiri (jangan lupa dibayar di kasir).Ada juga rumah-rumah hobit dan area panahan yang bisa kalian coba.

Beberapa fasilitas seperti cafe, aula pertemuan, mushola dan toilet yang bersih juga tersedia. Bisa dikatakan hampir lengkap fasilitas disini, kece.

Next... Temen-temen Genpi Lombok Sumbawa bekerjasama dengan pengelola Narmada Botanic Garden untuk membuat semacam pasar digital yang kemudian diberi nama Pasar Botani yang hanya buka di Hari Minggu, dari jam 7 pagi sampai 11 siang.

Gak jauh berbeda dengan Pasar Pancingan, disini kita berbelanja aneka makanan tradisional menggunakan kepeng (semacam alat tukar). Baik di Pasar Pancingan maupun Pasar Botani nama alat tukarnya yaitu kepeng. Kepeng itu artinya uang. 

Di Pasar Botani, kita bisa menemukan jajanan pasar, sate bulayak, urap dan jus. Gak banyak memang pilihan menu yang kita temukan bila dibandingkan dengan Pasar Pancingan. Tapi gak apa-apalah, semoga kedepannya lebih banyak pilihan menu lagi.




Nah.. Di Hari Minggu yang lalu, saya bareng temen-temen Genpi Lombok Sumbawa mengadakan sebuah perlombaan mewarnai tingkat TK dan SD. Bekerjasama dengan Susu Zee, Pasar Botani dan Narmada Botanic Garden sendiri. Jumlah peserta yang mendaftar kurang lebih 40 orang yang sebagian besar berasal dari Kota Mataram, Lombok Barat dan sisanya dari Praya, Lombok Tengah. Melihat semangat para orang tua dan anak-anaknya membuat saya pribadi teringat waktu jaman SD dulu yang sering sekali mengkuti perlombaan menggambar. Hanya beberapa kali ikut dan hanya satu kali juara, itupun juara harapan. Prestasi di jaman imoet-imoet dulu. Hehehe.

Sekarang, gak nanggung-nangung. Saya pun bertugas menjadi juri dadakan. Ada tiga juri saat itu, yaitu Bli Bayu, si doi dan saya sendiri. Namanya juri itu tanggung jawabnya besar banget. Sama seperti wasit di sebuah pertandingan. Semoga saja gak salah pilih juara nih. Amiiin.

Acara lomba berada di Aula pertemuan Narmada Botanic Garden. Sekitar jam delapan pagi, Bang Ajie yang bertugas sebagai PIC lomba sekaligus menjadi MC membuka acara lomba. Setelah itu, sambutan dari pihak Susu Zee dan kemudian lomba mewarnai dimulai. Panitia lomba segera membagikan lembar kertas berukuran A4 yang memiliki pola gambar kepada semua peserta.






Setelah semua kertas gambar sudah dibagikan semua. Panitia lomba menjelaskan aturan lomba. Untuk tingkat TK dipersilahkan untuk mewarnai gambar yang ada sebagus, semenarik dan serapi mungkin. Sedangkan untuk tingkat SD selain mewarnai, dipersilahkan untuk menambahkan gambar lainnya sebagai nilai tambah dalam penilaian. Peran orang tua adalah membantu anak-anak untuk mewarnai. Jadi harus kompak antara anak dengan orang tua. Panitia lomba memberikan waktu dua jam untuk semua peserta menyelesaikan semua karyanya. Lumayan lama tuh. 

Melihat semangat anak-anak bersama orang tua mereka membuat saya tertarik untuk melihat mereka mewarnai. Ada yang kompak sekali antara anak dan bapaknya, ada pula yang lari kesana-kemari sedangkan ibu mereka asyik mewarnai sendirian. Yang menarik lagi, ada yang mewarnai sendiri dan didampingi oleh orang tuanya. Bagus sekali untuk melatih kemandirian mereka meskipun dalam jalannya lomba, boleh membantu si anak untuk menyelesaikan gambar yang bagus dan rapi. 

Jujur saja, di pertengahan lomba saya tertarik melihat perpaduan warna yang dihasilkan. Ada yang menggunakan crayon dan ada juga yang menggunakan pensil warna. Saya gak melihat ada peserta yang menggunakan cat warna. Mungkin terlalu ribet kali yaak,hehehe. Kalau menurut saya sih, lebih bagus pakai crayon karena menghasilkan perpaduan warna yang jelas dan detail. 





Sudah dua jam berlalu, para peserta satu per satu mengumpulkan hasil karyanya ke panitia. Menariknya ada beberapa peserta yang memberitahu kakak-kakak panitia kalau mereka mau bernyanyi di depan. Bang Ajie pun mengiyakan karena mereka semua berani tampil dan lucu-lucu. Kalau gak salah ada namanya adeq Grasia yang tampil pertama. Dengan lugunya, adeq Grasia dengan pedenya ngambil mic kemudian mulai bernyanyi. Saya lupa judul lagunya, tapi seneng saja liat si adeq lucu yang pipinya kayak Boboho,hehehe. 

Ternyata banyak juga adek-adek kita yang tampil bernyanyi. Dulu jaman saya kecil, malu-malu kucing kalau disuruh nyanyi. Tapi anak-anak sekarang, sudah berani tampil sejak TK. Salut buat para orang tua yang menanamkan jiwa pemberani dan percaya diri kepada anak-anak mereka. Syukurnya gak ada dari adek-adek kita yang nyanyi lagu dangdut. Gak tau dah gimana kalau ada yang nyanyi lagu dangdut. Mungkin ikutan joget kita semua, Asyiik..tarik maang !!!.

Gak terasa waktu mewarnai sudah habis. Setelah semua karya terkumpul di panitia. Saatnya waktu penjurian dimulai. Kami bertiga sempat bingung mau memilih siapa yang juara. Semuanya bagus-bagus. Akhirnya kami memilih hasil gambar yang paling baik dari yang terbaik. 

Saatnya waktu pengumuman. Kok saya sendiri yang deg-degkan yaak ?,hehehe. Para orang tua dan anaknya harap-harap cemas saat panitia mengumumkan siapa saja juaranya. Disini ada enam juara di setiap tingkat baik TK maupun SD. Juara harapan 1,2,3 dan juara 1,2,3. Melihat wajah-wajah orang tua yang sangat bahagia ketika nama anak mereka disebut sebagai juara. Bagi yang mendapatkan juara, Selamat ya. Bagi yang belum dapat juara, tetap semangat dan berjuang lagi untuk menjadi juara. Amiin. 

Waktu sudah menuju siang hari. Lomba mewarnai berjalan dengan lancar dan sukses. Semuanya Happy !!!. 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

4 comments:

  1. kok gak d ceritain klo panitianya ikutan lomba mewarnai juga yank.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Malu yank soalny hadiahnya minum cucu Zee hahahaa

      Delete
  2. saya pun jadi teringat jaman kecil dulu pernah ikut lomba2 kaya gini beberapa kali ahaha..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kpn k Lombok bang..?? Syapa tau nanti qta bisa ngetrip n review bareng.. Saya tunggu kabarnya :)

      Delete