Tuesday, 25 December 2018

Sekotong Mendunia : Explore Pantai Sangap, Lombok Barat


Disaat banyak orang berbondong-bondong ke Buwun Mass Hill untuk mendapatkan foto kece,  disaat itu pula saya bareng si doi menemukan destinasi baru, gak jauh dari bukit padang ilalang yang saat ini sedang naik daun.

Bagi kalian yang sering buka instagram dan facebook, kemudian melihat hastag #sekotongmendunia, itulah hastag yang mampu membuat siapa saja yang melihat, ingin cepat-cepat menuju ke Desa Buwun Mas,  Kecamatan Sekotong.

Berawal melihat foto-foto dari teman traveler's yang berasal dari Desa Buwun Mas "Bang Jack". Sebuah perbukitan yang diberi nama Buwun Mas Hill. Tapi banyak perdebatan yang mengatakan bukit ini namanya Lemer Hill karena berada di Dusun Lemer. Ada juga yang mengatakan namanya inilah, itulah. Tapi kami semua sepakat, nama yang cocok digunakan yaitu Buwun Mas Hill.

Memakan waktu satu jam perjalanan dari Kota Mataram. Melewati jalur Mataram - Lembar, kemudian sesampainya di pertigaan pelabuhan lembar, belok ke kiri mengarah ke Sekotong. Sesampainya di pertigaan Sekotong, belok ke kiri menuju arah Desa Buwun Mas atau orang menyebutnya Teluk Sepi.

Kalau ditanya transportasi umum apa yang bisa digunakan?. Belum ada transportasi umum semacam bus atau angkutan umum yang menuju Buwun Mas dari Mataram. Kita hanya bisa menggunakan kendaraan pribadi atau sewaan.








Tadi saya mengatakan, ada destinasi baru gak jauh dari Buwun Mas Hill, sebut saja namanya Sangap Beach. Lokasinya tepat di bawah Buwun Mas Hill. Gak ada rencana mau ke pantai ini. Hanya saja sesampainya di Dusun Lemer, Buwun Mas, kami bertemu dengan salah seorang teman yang berperan penting memperkenalkan Buwun Mas Hill sampai bener-bener naik daun sampai sekarang. Beliau menjelaskan beberapa destinasi wisata yang gak kalah menarik dengan Buwun Mas Hill. Akhirnya kami berdua tertarik untuk datang ke tempat yang dimaksud.

Gak hanya kami berdua saja, banyak teman-teman lainnya yang ingin menuju tempat yang dimaksud. Setelah kami semua ngumpul di rumah Bang Jack dari Genpi Lombok Sumbawa, beliau yang disapa dengan panggilan Kake Tuan atau Mamiq Kake, memberikan aba-aba untuk segera meluncur ke lokasi. Cuaca saat itu gak terlalu cerah dan sedikit mendung. Meskipun diprediksi akan hujan, tapi semangat kami untuk mengexplore alam Buwun Mas gak pernah surut.

Dari pintu masuk Buwun Mas Hill, kita melanjutkan perjalanan menuju selatan. Kondisi jalannya pun sudah mulus. Sesampainya di pertigaan Teluk Sepi, kami belok ke kanan mengarah ke Belongas dan Mekaki. Sekitar satu kilometer dari pertigaan, di kiri jalan kita memasuki kawasan Sangap Beach.







Welcome to Sangap Beach !!!

Pantainya keren habis. Kami disambut oleh seorang bapak-bapak penjaga parkiran sekaligus yang memiliki kebun kelapa di pantai ini. Warga desa sangat ramah sekali kepada pengunjung. Berbanding terbalik dengan keramahan warga di kota meskipun kami termasuk warga kota juga.

Berbicara tentang Pantai Sangap, gak perlu diragukan lagi keindahannya. Perlu kalian ketahui, deretan pantai-pantai yang berada di Lombok bagian selatan itu kece-kece semua. Salah satunya Pantai Sangap yang berada di Dusun Kembong, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.

"Apa sih arti Sangap?". Pertanyaan saya kepada kake tuan saat berada di pantai. Beliau menjelaskan arti kata Sangap. Sangap berarti kemungkinan. Konon di pantai ini ada sebuah cerita dari mulut ke mulut dimana seorang permaisuri menunggu kekasih pujaan hatinya datang. Sang permaisuri dengan setia menunggu sang pujaan hati disini. Kemungkinan sang pujaan hati akan datang kepadanya. Oleh sebab itu gak jauh dari Pantai Sangap, terdapat sebuah tanjung bernama Tanjung Menangis. Tangisan permaisuri menunggu pujaan hati karena sangat rindu kepada pujaan hatinya. Begitu cerita dongengnya para pembaca setia Lazwardy Journal. Ngerti gak cerita dongengnya ?. Sorry saya juga belum terlalu ngerti,hehehe.







Bentuk pantai disini berupa teluk dan memiliki deretan tanaman mangrove yang kece, meskipun tumbuhan mangrove hanya tumbuh beberapa buah saja. Bila air laut sedang surut, kita bisa berjalan di pinggiran tumbuhan mangrove hingga ke tengah teluk. Apalagi pasir putihnya yang lembut, membuat kami semua sangat betah disini. Air laut yang tenang dan gak ada ombak sama sekali. Benar-benar tempat yang nyaman buat menenangkan diri.

Jika sedikit menoleh ke arah timur, kita bisa melihat bendera merah putih yang menancap di sebuah bebatuan pantai. Menurut informasi dari warga desa, ada sebuah kubangan air berukuran kecil tepat di bawah tiang bendera yang terlihat bila air laut sedang surut. Uniknya, air yang tergenang di kubangan tersebut berasa tawar atau payau. Warga desa menyebutnya dengan sebutan aiq tawah artinya air payau. Biasanya kita menemukan air payau di muara sungai, tapi di pantai ini kita bisa menemukannya. Yang penasaran dan pengen minum air payaunya, ayook datang ke Sangap Beach, hehehe.




Pantai ini sangat cocok sekali untuk prewed karena landscapenya kece abis. Entah kebetulan atau direncanakan sama teman-teman, saya bareng si doi akhirnya foto prewed ala-ala kami berdua disini. Gak seperti prewed yang membutuhkan segala macam perlengkapan, tapi prewed versi kami yang natural dan apa adanya biar lebih berkesan. 

Hanya bermodalkan properti yang biasanya kami bawa setiap ngetrip, ternyata hasil jepretannya sangat bagus. Kain tenun khas Lombok itu saja, kami diberikan pinjaman oleh teman kami yang baik hati. Thanks buat teman-teman yang bersedia membantu,hehehe. 

Overall, saya suka dengan Sangap Beach. Pantainya tenang, gak terlalu ramai, bersih dan landscapenya yang kece. Berlibur bersama keluarga, sahabat dan gebetan ke Sangap Beach adalah pilihan yang tepat. Hanya membutuhkan waktu satu jam saja, kita sudah sampai di Sangap Beach. Apalagi wilayah Sekotong sekarang sudah semakin berkembang kemajuan wisatanya. Ayooo...kita dukung selalu #sekotongmendunia agar wisata Lombok semakin dikenal di Indonesia bahkan sampai di dunia.

Satu hal lagi, Ayoo kita bersama-sama menjaga tempat-tempat kece di Pulau Lombok. Jangan merusak dan selalu menjaga keamanan biar teman-teman kita yang ingin datang berlibur ke Pulau Lombok merasa tenang dan nyaman tanpa ada gangguan. 

Selamat Berlibur !!!

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

6 comments:

  1. Semoga kedepan bisa seviral Buwin Mas Hills, tahun lalu saya sudah coba2 membuat viral tempat ini, tapi kalau bukan tanpa dukungan teman2 pegiat wisata yg lebih profesional, munhkin tifak akan bisa juga..

    ReplyDelete
  2. Tempatnya bersih dan viewnya oke punya ya mas. Cocok utl prewed ala-ala...

    ReplyDelete
  3. Wah, kelihatannya keren nih. Pantainya masih alami banget ya. Tapi kapan saya ke Lombok, ya. Jauh, nih.

    ReplyDelete