Sudah lama saya mau datang ke cafe ini, baru kesampaian minggu lalu tepatnya setelah lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Janjian sama temen-temen motor dan mereka ada waktu buat kumpul. Kebetulan di akhir pekan, kami berencana nyari kedai kopi buat ngobrol-ngobrol santai.
Setelah berdiskusi yang cukup alot di chat grup, akhirnya kami memilih ngopi di Stoic Coffee & Space. Tempatnya asyik buat nongki. Review lengkapnya, baca sampai habis !.
Janjian sore mau kesana, eh malah hujan lebat. Sempat galau jadi apa gak. Syukurnya ada jas hujan, jadinya saya terabas saja. Mau pakai mobil, sayangnya mobilnya masih di dealernya. Untungnya Si Nmax kesayangan menemani sepanjang jalan sambil hujan-hujanan. Kontak teman-teman, ternyata ada yang sudah datang duluan. "Semangat amat bung !". Jujur, ini pertama kami juga kesini.
Stoic Coffee saya menyebutnya merupakah sebuah kedai kopi yang instagrammable dan lagi ngehits. Lokasinya di Jalan Bung Karno no.31, Cilinaya, Kec.Cakranegara, Kota Mataram. Tepatnya di depan Polsek Mataram. Buka dari jam sembilan pagi hingga sebelas malam.
Cukup unik dibandingkan kompetitor lainnya yang berada di Kota Mataram. Cafe ini memiliki area yang cukup luas. Sebelum ada cafe ini, tempat ini dikenal dengan nama Sayung Resto. Salah satu restaurant ternama di kota ini. Sayangnya Sayung Resto sudah gak seramai dulu. Sempat tutup juga dan entah sampai sekarang masih buka apa gak.
Masih satu area dengan bangunan Sayung restonya, pemilik resto membangun cafe yang cukup menarik bernama Stoic Coffee & Space. Ditata semenarik mungkin. Berada di tengah-tengah pepohonan yang sangat rindang. Bisa dibilang cafe dibangun di tengah hutan kota yang asri. Mau siang atau sore, kita gak bakal kepanasan duduk santai sambil ngopi.
Yuk kita ulik gimana sensasi nongkrong di Stoic Coffee !.
Untuk lokasinya gak perlu bingung. Cafe ini berada persis di pinggir jalan raya tengah kota. Tinggal buka google maps, ketik Stoic Coffee atau Sayung Resto, langsung keluar tempatnya.
Tapi buat kalian yang masih bingung, tenang saja. Di pinggir jalan sudah terdapat plank berwarna cokelat bertuliskan Stoic by episode Coffee & Space.
Sensasi memasuki area cafenya, pastinya kalian sudah dibuat senang. Kita disambut oleh rimbunnya pepohonan besar yang cukup rindang. Belum lagi ada kolam ikan yang cukup luas. Dari pintu masuk, udara yang sejuk menyapa saat memasuki area cafenya
Menuruni jalanan berbatu menuju area parkirnya yang berada di bagian belakang. Area parkirnya cukup luas. Baik mobil maupun motor bisa menampung dengan jumlah puluhan unit.
Sesampainya di lokasi, sudah ada personil yang sudah duduk santai di depan area kolam ikan. Setelah memarkirkan motor, saya langsung berjalan ke mereka. Ada Enwal dan Kadek yang sudah nongki duluan. Tinggal Mas Den yang belum datang. Yang lainnya gak tau ikut gabung apa gak.
Berhubung mereka sudah pesan minuman. Saya langsung menuju meja kasir buat pesan minuman dan makanan. Berhubung perut juga laper, saya putuskan buat makan sore.
Berjalan menuju meja kasir buat pesan menu. Saya harus menaiki anak tangga karena bangunan utama cafenya berada di atas. Menunggu antrian pengunjung lainnya di depan saya. Sempat bingung mau pesan apa. Lihat-lihat daftar menunya. Ada beberapa menu yang cukup familiar. Selain itu masih asing.
Setelah giliran saya, mata langsung tertuju ke salah satu menu yaitu salah satu menu. Untuk menunya cukup banyak dan beragam. Dari snack sampai dessert. Dari kopi hingga non kopi juga ada disini. Soal harga kalian nongkrong disini bisa menghabiskan budget 25 ribu hingga 50 ribu rupiah, ini standar ya. Kalau pengen nambah yang lain bisa lebih dari itu.
Menu apa yang saya pesan, kita spill nanti pas bagian review minuman dan makanannya ya !. Sabar.
Untuk pembayaran bisa pake Qris atau cash. Saya memilih pembayaran cash saja biar gak terbiasa pake Qris. Untuk pemesanan cukup cepat ya. Mbak stafnya juga sangat ramah dan manis, asyiiik (semoga gak dibaca sama istri).
Setelah memesan menu, saya coba berkeliling area cafe sebentar. Disini cafenya cukup unik dan estetik. Pemilik cafe sepertinya ingin buat pengunjungnya betah berlama-lama duduk disini sambil ngumpul bareng teman atau keluarga. Betah berlama-lama juga untuk bekerja dengan laptop. Tempat anak-anak rekreasi juga bisa.
Tempat duduknya juga cukup banyak dan beragam. Kalian bisa memilih bersantai di ruang indoor, semi outdoor dan outdoor.
Untuk ruang indoor-nya sangat estetik. Buat kalian yang suka foto-foto ala Instagram bisa pilih duduk disini. Ruangannya didesain semenarik mungkin. Buat meeting juga cocok. Asalkan jangan ngumpul buat gibah saja. Ruangannya juga sudah dilengkapi AC jadinya betah berlama-lama kerja di laptop.
Menuruni tangga, disini ada ruang semi outdoor. Ada beberapa meja kursi yang nyaman dengan lampu hias di atasnya. Buat kalian yang gak betah di dalam ruang ber-AC tapi masih ingin bekerja, cocok duduk disini.
Nah ini yang paling saya suka yaitu tempat duduk outdoornya. Masih di lantai yang sama dengan semi outdoor, ada tempat duduk yang berada di pinggir bangunan cafe. Meja panjang dari cor-coran semen dengan kursi merah yang nyaman. Kalian yang datang sendiri dan mencari ketenangan, bisa pilih tempat ini. Di hadapan kita juga terlihat area hutan kota yang asri dengan kolam ikan dan pepohonan yang rindang.
Tempat duduk terakhir yaitu di area hutan kota dengan kolam ikannya. Disini gak terlalu banyak meja kursinya. Siapa yang datang cepat, dia yang dapat. Untungnya si Enwal datang duluan jadinya masih dapat tempat duduk disini. Untuk meja kursinya ada yang diberi payung dan gak. Jumlahnya juga terbatas.
Dikelilingi oleh hutan kota dan kolam ikan yang kedalamannya sekitar satu meter. Dulunya kolam ikan ini merupakan kolam permandian karena gak jauh dari kolam ini ada sumber mata air yang masih ada sampai sekarang. Sekitar sumber mata air ini terdapat pura kecil tempat persembahyangan umat Hindu. Karena yang punya tempat ini orang keturunan Bali.
Fasilitas lainnya ada musholla dan toilet yang cukup bersih dan terawat. Sayangnya saya gak sempat fotoin. Selain itu kebersihan tempatnya juga baik. Gak ada sampah atau binatang pengganggu seperti kucing dan anjing. Cafe ini benar-benar dikelola dengan baik.
Setelah berkeliling sekitar cafe, saya kembali ke tempat duduk. Gak lama kemudian, pesanan saya datang. Wah, cepat juga ya. Padahal baru saja pesan. Penyajiannya juga masih fresh.
Saya memesan Stoic Sweet Coffee. Ini jenis es kopi. Perpaduan esspreso, sirup strauberry, jeruk, dan simple syrup sebagai pemanis. Alasan pesan kopi ini karena penasaran sama sensasi minum kopi dengan perpaduan rasa asam atau kecut dari strauberry dan jeruk. Untuk pemanisnya ditambah simple sirup. Untuk rasa ini enak dan seger banget. Tumben saya minum es kopi bikin mata melek. Harganya 32 ribu sudah termasuk PPN.
Untuk makan besarnya, saya pesan Beef Black Paper. Sudah lama juga gak makan nasi lada hitam ini. Biasanya kalau ada acara kondangan atau hajatan baru nemu menu ini,hehehe. Untuk harga 37 ribu sudah sama PPN. Jadi total saya belanja yaitu 69 ribu plus PPN. Pas 70 ribu dengan uang parkir, hehehe.
Selain menu yang saya pesan. Pesanan teman-teman yaitu Es Cappucino yang pada umumnya dan Ginger Peach Glow yaitu campuran ginger, lemon dan buah peach yang memiliki kesan manis sedikit asam. Pas banget diminum di siang hari, seger dan cocok buat tenggorokan dan badan. Harganya kisaran 25 ribu hingga 30 ribu.
Untuk makanan beratnya ada yang pesan Nasi Ayam Tempong. Masakan khas Banyuwangi ini cukup favorit. Saya juga suka sama Nasi Tempong. Penyajiannya disini cukup lebay menurut saya. Dengan harga 36 ribu, porsinya parah. Sangat besar alias mengenyangkan. Apalagi ikuran ayam gorengnya mantap besarnya. Bisa untuk berdua. Sambel tempongnya juga seger. Rekommended buat dipesan bila datang kesini.
Sengaja ambil sore hari karena pengen menikmati vibes senjanya. Ditambah lagi habis hujan, semakin syahdu rasanya. Sambil menikmati makanan dan minum kopi, kami berempat ngobrol ngalor ngidul dan kembali lagi ke topik utama yaitu touring selanjutnya kita bakalan kemana.
Untuk tujuannya saya gak spill disini. Yang jelas kami akan touring lagi ke salah satu tempat yang menarik di explore kalau ke Pulau Lombok. Ditunggu saja !.
Semakin sore, suasana di Stoic Coffee & Space semakin asyik dan tenang. Lampu-lampu cafe sudah dinyalakan. Permukaan air kolam berkilau terkena pantulan lampu. Vibesnya seperti cafe di Bali yang sudah saya kunjungi. Pengunjung mulai ramai berdatangan.
Yang menarik buat dilihat disini yaitu banyak pasangan cowok cewek yang berkencan disini. Sementara kami bapak-bapak yang doyan ngopi padahal di rumah sudah ditungguin sama para istri dan anak-anak ( "Bapak kapan pulangnya ?") hahaha.
Melihat anak-anak muda yang sedang pacaran disini, jadi ingat masa muda dulu. Kalau ngajakin pacar keluar makan, nyarinya warung bakso atau mie ayam (disesuaikan dengan budget). Jarang-jarang ngajakin pacar ke cafe se-kece ini. Beda sama anak muda jaman sekarang. Kalau ngajakin pasangannya ya ke cafe atau ke resto yang nge-hits. Beda jaman kali yaak ? Hahaha.
Kalau sekarang mah, ngajakin istri dan anak itupun jarang ngopi ke luar karena istri gak terlalu suka nongki di cafe. Sukanya nongkrong berdua di rumah sambil nonton film di depan tv (malah curhat).
Over all, buat saya Stoic Coffee sangat rekommended buat didatangi baik bareng temen, gebetan, pacar dan keluarga. Tempatnya keren habis. Didesain seperti kita di sebuah hutan kota yang rindang dengan dikelilingi pepohonan besar. Udaranya juga sejuk padahal berada di tengah kota.
Pelayanannya juga sangat baik. Orderan cepat datang, stafnya ramah, responnya cepat, menunya juga beragam, rasanya enak dan harganya juga cocok dengan porsi yang diberikan. Kalau dilihat review di google maps juga dapat bintang 4,9/5. Baca-baca komentar orang yang sudah kesini juga sangat positif. Tapi kembali lagi ke selera ya.
Oke, review singkat dari saya untuk Stoic by episode Coffee & Space. Kurang lebihnya seperti itu menurut pengalaman saya dan teman-teman saat datang kemarin. Mungkin ada yang masih perlu direview?, bisa ditulis di kolom komentar ya atau bisa chat WhatsApp saya langsung.
Penulis : Lazwardy Perdana Putra


















Kalau dilihat dari foto-nya, tempat-nya menarik juga untuk dikunjungi....
ReplyDelete