Saturday, 6 November 2021

Sampai saat ini di penghujung tahun 2021, lagi-lagi saya belum kesampaian ke Jepang. Jangan kan ke Jepang, ke tetangganya Jepang saja belum. Belum lagi sudah dua tahun kita berperang dengan Covid-19, tambah niat buat ke Jepang kita tunda dulu. Duitnya ditabung buat renovasi rumah ala-ala Jepang gitu (fanatik sama Jepang). 

Maaf, sedikit curhat dari orang yang pengen banget ke Jepang tapi belum kesampaian. Maklum saja, saya dan istri emang hobi dengan yang berbau Jepang. Dari animenya, acaranya, film dramanya, artis-artisnya (sudah paham kan maksudnya, hehehe) sampai kuliner Jepang kami suka. Meskipun Jepang pernah menjajah Indonesia, tapi saya pribadi suka dengan negeri yang terkenal dengan bunga sakuranya ini.

Hal yang menarik dari Jepang yaitu kulinernya. Salah satu kuliner yang sangat terkenal dan favorit yaitu sushi. Sejenis makanan berat tapi makannya simple itulah sushi. Beberapa tahun belakangan ini, di Kota Mataram sudah berjamuran kedai sushi. Beberapa diantaranya pernah saya coba dan review di blog ini.


Nah, ada satu lagi nih kedai sushi yang buat kami penasaran pengen coba. Kata teman-teman yang sudah nyobain sih enak dan sushinya ada yang mateng. Berhubung istri gak doyan yang mentah, jadi cocok nih nyobain sushi satu ini. Sebut saja namanya, The Hungry Sushi. Berlokasi di Jalan Bung Karno No.81B, Kel. Pagesangan Timur, Kota Mataram. Tepatnya sekitar dua ratus meter berjalan kaki dari Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram. Kebetulan juga istri lagi ngidam pengen makan sushi, jadi saya gak berpikir dua kali buat nyobain sushinya yang lezat ini.

Sepulang saya kerja, kami bersiap-siap jalan ke lokasi. Si Kenzi juga sudah mandi. Tinggal ayah dan bundanya yang belum mandi. Akhirnya, ayahnya saja yang gak mandi gara-gara sudah pengen makan sushi.  

Menyusuri padatnya lalu lintas di Kota Mataram, maklum saja saat itu lagi jam-jamnya orang pulang kerja. Sepuluh menit waktu tempuh perjalanan dari rumah, akhirnya kami sampai di lokasi.

Sore itu belum ramai pengunjung. So,masih bisa bebas mencari tempat duduk. Kedainya gak terlalu luas. Hanya ada beberapa meja kursi kayu saja. Ada yang bentuknya lesehan gitu. Ada juga tempat duduk berbentuk sofa.

Ornamen-ornamen Jepang juga sangat kental disini. Masuk ke dalam kedai, suasananya seperti kedai di Jepang gitu. Ruangannya juga adem pool dan sangat nyaman.


Cara memesan menu disini, kita datang ke meja kasir, kemudian pilih menu di daftar menu yang ada di atas meja kasir. Terakhir langsung bayar dan siap menunggu pesanan di meja masing-masing. Bagi yang take away juga sama saja. Habis pilih menu dan bayar, tinggal nunggu di kursi kayu panjang yang sudah tersedia. Sambil menunggu pesanan datang, kalian bisa melihat mobil dan motor melintas di depan kedai ini. Siapa tau ada si doi atau mantan lewat. Bisa diajak gabung makan sushi bareng, hahaha

Kami memilih tempat duduk lesehan dengan meja di atasnya karena bawa anak kecil. Biar leluasa Kenzi kesana-kemari. Maklum saja, si kecil lagi aktif-aktifnya. Sambil menunggu pesanan tiba, saya dan istri bermain dengan si kecil. Semakin sore, pengunjung banyak yang berdatangan. Di dalam kedai sudah ramai oleh pengunjung. Tetap jaga jarak dan pakai masker ya. Agar kita terhindar dari penularan Covid-19.

Sudah gak sabar nih, saatnya nyicipin menu yang dipesan !. Kami memesan Sushi Mix Sakura, Kani Mentai Rice. Untuk minumannya kami memesan Stauberry Milkshake dan Mojito.


Sushi Mix Sakura

Buat kalian yang pernah kesini atau bahkan sering nongkrong disini, sudah gak asing dengan menu satu ini. Ya, seporsinya sebanyak 12 sushi dengan tiga macam perpaduan topping. Ada topping crab roll, tobikoishi dan mentayaki. Dengan harga seporsinya 20 ribu, Sushi Mix Sakura ini menjadi salah satu best seller di The Hungry Sushi. 

Bila diberi nilai, saya kasi nilai 9 dari 10. Sedangkan istri memberi nilai 9.5 dari 10. Lebih tinggi nih nilainya dari saya. Rekommended buat kalian yang bingung mau milih menu yang mana. Saya sarankan pilih menu Mix Sakura. Ohya, selain Sushi Mix Sakura ada saudaranya yaitu Mix Cheezy dengan perpaduan topping sushibon, cheezy roll dan katsuosushi. Kalau yang satu ini sih belum sempat kami cobain. Katanya sih sama-sama enak, tapi harus dicobain di lain waktu. Sabar yaak !. 


Kani Mentai Rice

Lanjut ke menu lainnya. Nah, Kani Mentai Rice, menu yang saya pesan. Gak sengaja memesan menu ini. Berhubung bingung mau pesan apa karena istri sudah pesan Sushi Mix Sakura. Pengen menu yang lainnya dong. Lihat di daftar menu, kok menarik ya. Untuk meyakinkan, saya tanyakan ke mbak penjaga kasirnya. 

Kata mbaknya Kani Mentai Rice juga best seller di The Hungry Sushi. Tanpa mikir lagi, saya langsung pesan Kani Mentai Rice. Apa ini ?. Setelah saya tanya-tanya, menu ini menarik. Dimana Kani itu daging kepiting imitasi yang dibuat dari tepung mirip kue gitu. Bentuknya persis seperti potongan daging kepiting. Sedangkan Mentai itu saus yang dibaluri dengan telur dan ada mayonesnya gitu. Rasanya lumer dimulut. Cara penyajiannya juga unik. Ditaruh di sebuah mangkuk dimana nasinya ditutup dengan Kani Mentai di atasnya. Enak dan rekommended.

Untuk nilainya, saya beri nilai 9.5 dari 10 karena rasanya enak, lumer dimulut, porsinya lumayan banyak, gak ribet cara makannya, nasinya gurih dan sausnya gak bisa saya lupakan. Seporis Kani Mentai Rice seharga 20 ribu. Cukup lumayan terjangkau kan. 

Saya dan istri sangat suka dengan kedua menu ini, baik Sushi Mix Sakura dan Kani Mentai Rice. Menikmati makan malam di The Hungry Sushi saat ini adalah pilihan yang tepat buat kami. Serasa makan sushi di Jepang meskipun bukan di Jepang tapi di Lombok, hahahaha. Kenzi juga menyukai sushi disini karena gak bikin cepat enek,kenyang dan membosankan. 


Setelah makan, gak lengkap kalau gak nyobain minumannya. Saya memesan Mojito rasa Lemon yang rasanya seger banget dengan perpaduan daun min, lemon dan soda pastinya. Sedangkan istri memesan Strauberry Milkshake dengan rasa buah Strauberry yang asem buat mata melek. 

Apalagi dicampurkan dengan susu vanila dan diberi es cream rasa vanila di atasnya. Untuk kedua minumannya saya beri nilai 8 dari 10. Harganya pun sama yaitu 15 ribuan saja. Cukup terjangkau bukan ?. Disini juga banyak promo-promo lho. Kalian bisa cek di akun Instagram resmi @thehungrysushi.

Berhubung ada menu Dimsum, Kenzi kami pesanin Dimsum tapi gak saya review ya :) 

Overall, gak salah pilih tempat menikmati makan sushi di Kota Mataram yaitu di The Hungry Sushi. Bukan ngendorse lhoo ya, tapi ini hasil review murni dari saya dan istri. Kalau mau diajak kerjasama untuk promote sih boleh-boleh saja. Tinggal hubungi saya melalui email atau akun blog ini. Siapa tau jodoh "Jodoh Pasti Bertemu", Asyik. 

Oke, jangan bosan-bosan mampir di blog saya ini. Next time, saya punya cerita baru lagi yang lebih seru dari dunia traveling dan kuliner pastinya. Ditunggu ya di blog ini. 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

6 comments:

  1. Samaaaaa kita mas. Akupun tergila2 Ama jeoang. Dari sekian banyak negara yg aku datangin, jeoang itu paling favorit. Makanya aku rela bolak balik ke sana, tapi tentunya datang ke prefectures yg belum pernah aku visit tiap kali kesana. Pokoknya sampe semua prefectures jepang udah aku visit, baru deh aku bakal puas :D. Tahun ini feb kemarin sebenernya planku ke jepang lagi. Tapi pandemi masih ada dan Jepang masih tutup pintu.

    Yg aku denger nov Jepang udah buka buat bisnis trip, jadi kemungkinan THN depan 2022 udh bisa kebuka buat turis sih :D. Hayuuuk mas, 2022 tinggal cuuus :D.

    Sushi aku juga sukaa banget. Tapi jujurnya sushi model fusion kayak di atas, aku ga pernah sekalipun temuin kalo di Jepang :D. Mungkin Krn model sushi begitu sebenernya adaptasi supaya orang asing bisa makan yaaa. Trutama yg ga doyan mentah :D. Aku sih prefer sushi yg original, tapi model fusion gini doyan juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, Iya negara yg paling pngen sya kunjungi Jepang dan India. Tp Jepang paling favorit. Semoga ada rezeki kesana. Amin

      Delete
  2. Sumpah jadi ngiler liat sushinya,walopun jujur belom pernah makan sushi sampe detik ini, cuma bikin penasaran banget.

    Tapi kapan ya kota Dumai bisa punya tempat makan berkonsep Jepang sekeren ini? Jadi ngiri nih sama kota Mataram hehehe...thanks for review

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo dicoba mbak. Awalny sya n istri jg gak doyan makan sushi. Karena penasaran jd keterusan hahaha.

      Ayo k Lombok, disini ada MotoGP tahun depan !

      Delete
  3. wih ada lagi nih tempat sushi di mataram
    terakhir makan sushi di Shijima belakang Kingsman
    heuheuheu, mentai memang enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. The Hungry Sushi lebih maknyus mas broo.. banyak menu2 nya enak dan harga terjangkau

      Delete