Skip to main content

Pasta di Pasta Pojok Resto Enak lhoo !!!, Senggigi Beach, Lombok


Pernah datang ke resto Jepang ?, saya sih sering.

Kalau ke resto Italia pernah gak ?, Hmmmmm... belum pernah sih. Emang ada restaurant Italia di Pulau Lombok ?. Ada dong, baru beberapa minggu yang lalu baru buka.

Emangnya tempatnya dimana ?, Tempatnya di daerah Senggigi sana. Itu lhoo, pantai kece yang sudah terkenal sampai mancanegara. Wiihhh kereen !!!.

Ngomong-ngomong loe lagi ngomong sama siapa, nanya sendiri jawab sendiri ?, Saya ngomong sama diri saya sendiri, hahahahhaa. ( Capedeeeeeehh...).


Bila kalian yang sedang ada di Pulau Lombok, entah lagi honeymoon, liburan bareng keluarga atau lagi ada urusan dinas, pasti memilih untuk datang ke daerah Senggigi. Pantai Senggigi memang terkenal dengan pantainya yang indah dan kece. Apalagi destinasi ini paling dekat dengan pusat pemerintahan. So...jangan heran bila tamu-tamu lebih memilih menginap di daerah ini daripada di tempat lainnya. Disamping banyak hotel-hotel yang menawarkan paket menginap yang menggiurkan, beberapa cafe dan resto juga menjamur di daerah Senggigi. Mirip seperti daerah Legian, Kuta Bali.

Nah kali ini saya punya daftar resto yang rekommended banget buat kalian datangi. Bagi yang suka dengan masakan khas Italia, kalian bisa berjalan kaki dari hotel tempat kalian menginap ke arah Aruna Hotel (kalau dekat dengan hotel sih ). Disamping Aruna Hotel, telah dibuka resto khas Italia yang bernama Pasta Pojok.




Pasta Pojok merupakan sebuah resto baru yang ada di daerah Senggigi. Kapan launchingnya?, saya kurang tau. Pastinya dari informasi temen-temen yang sudah kesini, resto itu baru buka beberapa minggu yang lalu. Dari restonya sendiri didesain dengan konsep sederhana dan minimalis. Apalagi saat ini beberapa cafe dan resto saling berlomba-lomba memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggannya. Termasuk Pasta Pojok ini yang memberikan desain ruangan klasik, nyaman dan menu makanan yang lezat pastinya. Bisa dilihat dari interior yang ditampilkan. Dari meja dan bangku yang terbuat dari kayu tanpa dicat. Dinding ruangan yang super cantik lengkap dengan asesoris berupa tulisan-tulisan unik dari papan kayu. Bener-bener bikin betah bila nongkrong disini.

Ruangan di resto ini dibagi menjadi dua, yaitu indoor dan outdoor. Buat yang perokok, bisa duduk di  ruangan luar, sedangkan yang pengen ngadem sambil ngeliatan para chef lagi masak, bisa ambil tempat duduk di dalam. Kalo saya sih mandangin mbak-mbak manis yang bengong di kasir. Kadang-kadang lempar senyuman ke saya ( sok kepedean loe Dik), hahahahaha.


Menu

Oke.. Saatnya bahas menu makanan dan minumannya genk !!!.

Namanya juga Pasta Pojok, yang jelas menjual pasta yang banyak sekali jenisnya. Namanya juga aneh-aneh alias pakai bahasa Italia yang saya gak ngerti maksudnya apa. Untung saja ada terjemahan bahasa Inggrisnya, jadi sedikit gak masih bisa ngerti, hehehehe. 

Yang masih saya inget yaitu dua jenis pasta yang dipesan, Gnocchi di Patate ( potato dumpling ) dan Tagliatelle Viola ( beetroot tagliatelle ). Susah kan namanya, sebut nama pastanya saja susah banget pas order ke pelayannya. Pelayannya saja sampai senyum-senyum ke kami berdua, hahahaha. 

Hampir seluruh makanan disini serba pasta, tapi bagi yang gak doyan pasta, ada juga pilihan pizza yang ada disini. Untuk sausnya bisa kita pilih sendiri, kurang lebih ada delapan jenis saus yang bisa kita pilih untuk bumbu pasta yang sudah kita pesan. 



 Gnocchi di Patate ( potato dumpling )


Saya baru tau ada jenis pasta seperti ini ( liat foto di atas ). Biasanya saya taunya pasta itu berbentuk mie pipih lengkap sama sausnya. Nah kalau jenis pasta ini bentuknya unik dan menggoda. Terbuat dari kentang yang dibalut dengan tepung dan dibentuk lonjong. Pasta bentuk teraneh yang pernah saya makan. 

Soal rasa gak perlu diragukan lagi. Meskipun baru pertama kali makan, saya sudah dibuat jatuh cinta. Kebetulan juga saya hobi makan kentang, jadi saya tanya-tanya dulu pasta jenis ini ke pelayannya. Untuk sausnya saya memilih Aglio, Olio e Peperoncino ( susah bener nyebutnya ), terjemahannya yaitu merica, ektrak minyak zaitun, dan saus sambal segar. Enak banget, perlu kalian coba. Harganya 50 ribu.


Tagliatelle Viola ( beetroot tagliatelle )


Pasta jenis ini sih sudah sangat familiar sekali. Ini pesanan adik saya Si Eci ( ig : daisydiggory )  karena dia hobi makan pasta. Jadi dari dia saya dapat informasi tentang resto ini. Biasa seorang adik yang ngajakin abangnya pergi kuliner dan ujung-ujungnya abangnya pun yang traktir, nasib jadi seorang abang sih gitu ( kok jadi curhat ? ). 

Kembali ke tangtop eh laptop maksudnya !!!

Saus yang dipesan untuk pasta ini yaitu Ai Frutti di Mare ( lumayan gak ribet nyebutnya ). Saus ini merupakan perpaduan dari saus tomat dimix dengan seafood ( ada kerangnya ). Ini baru yang namanya saus terlezat yang pernah saya cicip. Saking enaknya, gak sadar kalau sausnya saya habisin sampe adek saya pasang wajah manyun. Maafin abangmu ini dek, ahahaha. #EfekKelaperan. Harganya 69 ribu. 


Nah untuk minumnya bervariasi, ada smothi (strauberry, melon, banana, dan lain2 ), ada juga juice, milkshake dan softdrink. Sesuai selera kalian. Harga minuman disini gak terlalu mahal alias harga gak beda-beda jauh dengan di cafe sebelah. 

Meskipun harga lumayan merogoh isi dompet, tapi kelezatan pasta dan pizzanya gak perlu diragukan lagi. Sekali-kali boleh lah mampir di Pasta Pojok. Bila diberi nilai dari 10-100, saya kasi nilai 90 untuk menu, interior ruangan dan pelayanannya. 

Sejauh ini pelayanannya sangat memuaskan. Gak terlalu menunggu lama. Hanya lima menit, pesananpun segera datang. Yang lama itu milih-milih pastanya. Soalnya sambil milih menu, saya juga menyempatkan diri buat belajar bahasa Italia. Pas banget belajar bahasa Italia di resto ini. Apalagi sang pemilik resto asli orang Italia yang bertubuh gempal dan sangat murah senyum. Bila kebingungan, kita bisa tanya langsung ke Mr. bule Italia tersebut sekalian latihan ngomong bahasa Italia. 

Pasta Pojok, Numero Uno !!! hehehehehe.



Penulis : Lazwardy Perdana Putra
google.com

Comments

  1. Owalah patut di coba nih. Sering ke senggigi tapi malah ngak pernah ke sini

    ReplyDelete
  2. wow referensi resto Pasta di Lombok memang masih sedikit, saya baru mendapatkannya dari blog ini, maka ketika ke Lombok pengen nyempetin makan pasta di daerah Senggigi ah

    ReplyDelete
  3. iya bener, harganya lumayan merogoh dompeeeet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu dtraktir bru kesini lg.. Enak2 pastany, bikin ketagihan :)

      Delete
  4. You know your projects stand out of the herd. There is something special about them. It seems to me all of them are really brilliant! zabaglione recipe jamie oliver

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pengalaman Baru : Naik Boat di Danau Beratan, Bedugul

Siapa yang gak kenal Bali dengan keindahan pantai dan budayanya. Hampir semua destinasi di Bali sudah mainstream . Apalagi kalau sudah yang namanya long weekend , jangan diharap bisa menikmati alam Bali sendirian. Bus-bus pariwisata dan kendaraan lainnya berjejer dan membuat jalur di kawasan wisata macet total. Itu pengalaman yang saya rasakan di Bali minggu yang lalu. Agak sedikit curhat di awal tulisan mengenai kemacetan di Bali yang sudah terasa saat ini. Beda dengan keadaan Bali dua puluh tahun yang lalu, disaat saya pertama kali ke Bali. Lengang, gak panas dan gak macet. Oke... Kita lupakan kemacetan di Bali akhir-akhir ini. Kita bahas hal-hal yang menarik di Bali saja. Salah satunya tempat yang sempat saya kunjungi saat ke Bali kemarin, tepatnya di bagian utara Bali. Tempatnya dingin, adem, sejuk, jauh dari polusi dan kece pastinya. Fotoan kece di atas boat dengan latar Pura Ulun Danu, Danau Beratan Welcome Danau Beratan !!! Kalian

Kuliner Lagi di Bebek Goreng Pondok Galih : Gajah Mada, Lombok

Kalau ditanya tempat makan yang nyaman dengan penampilan kece di seputaran Kota Mataram. Saya langsung menjawab Bebek Goreng Pondok Galih Gajah Mada. Sudah lama juga saya gak mereview tempat makan sambil kulineran. Akibat terlalu lama virus Covid-19 menghantui kita, sampai-sampai mau makan keluar saja harus mikir beribu kali. Pertimbangannya pastinya keamanan dan kesehatan diri sendiri. Untuk kali ini saya gak mau kehilangan momentum. Kebetulan ada libur empat hari dan gak traveling kemana-mana. So, saya bareng keluarga berencana pergi kulineran ke tempat yang belum didatangi. Wah, ini yang saya tunggu-tunggu. Saya pun merekomendasikan mencoba olahan bebek yang cukup terkenal di Kota Mataram, yaitu Bebek Goreng Pondok Galih. Dari namanya saja agak kesunda-sundaan ya. Memang bener, resto ini bernuansa khas Sunda.  Gimana ceritanya ?. Pasti seru dong. Buat yang gak berminat sama tulisan ini, bisa leave . Tapi buat kalian pembaca setia blog ini, pasti sudah gak sabaran sama cerita-cerita

Nama Menu Makanan Minuman yang Unik di Warung Meekow

Kalau hujan gini, enaknya ngebahas tentang makanan kali ya. Udara dingin dikala hujan menggoda, ujung-ujungnya larinya ke perut, laper guys. Nah, ngebahas makanan, saya punya review sebuah warung makan yang rekommended buat dicoba. Namanya Warung Meekow. Sudah pasti di media sosial tepatnya instagram, sudah ramai sekali ini tempat tongkrongan. Kalau gak salah sekitar akhir tahun 2020 lalu, tempat ini dilaunching. Sayangnya saya gak sempat datang di acara launchingnya, lebih tepatnya gak diundang,hehehe...curhat.  Kenapa saya review tempat nongkrong ini ?. Alasannya, karena beberapa teman menyarankan untuk datang mencicipi menu-menu enaknya. Jadi penasaran dong, so akhirnya saya datang untuk pertama kalinya bareng temen-temen kantor di jam makan siang. Gak puas hanya datang sekali, seminggu kemudian, saya kesini lagi bareng anak istri. Over all , pelayanan yang cukup memuaskan dan makananya enak, jadi saya review (gak ngendorse).  Dari informasi yang saya dapat, pemilik Warung Meeko