Mencari Cinta di Tiu Pituq, Gangga


Kalian liat cewek manis berjilbab warna merah yang lagi berdiri di atas papan kayu berbentuk "Love" itu ? ( foto di atas ). Yang jelas itu bukan gebetan saya. Gak sengaja saya mengambil gambar si mbaknya. Tadinya mau foto pemandangannya, eh yang kena si mbaknya ( ngeles aja ). Sepertinya mbaknya lagi mencari pujaan hati yang tak kunjung datang kali ( ngomong sama tembok ).

Ini bukan kisah saya sama si mbaknya lhoo ya !!!. Saya saja sudah lupa namanya siapa, sempat kenalan sih dan akhirnya saya foto si mbaknya dengan gaya begitu. Si mbak yang saya lupa namanya kalo nemu foto ini saat googling, boleh kok didownload terus disimpen di laptop atau hpnya. Jangan lupa inget saya yang foto mbak ya..!!! hahahhaa ( ngarep ).

Hanya intermezo !!!



Oke guys... !!!  ( ceileeh gaya baru saya menyapa kalian ).

Cerita kali ini masih ada hubungannya dengan tempat si mbaknya mencari pujaan hati. Tempatnya lhoo yaak, bukan mbaknya !!!. Tempat baru yang saya datangi berlokasi di Lombok Utara. Sebut saja namanya Tiu Pituq atau tujuh kolam renang alami. Berlokasi di Dusun Penjor, Desa Genggelang, Gangga, Lombok Utara membuat destinasi ini gak terlalu jauh dari pusat kota Lombok Utara.

Bagi yang dari Kota Mataram jangan bingung. Dari Mataram kita bisa mengambil jalur Pusuk, Monkey Forest, kemudian mengarah ke pertigaan Bangsal, setelah itu ambil arah menuju Tanjung dan Gangga. Nanti setelah tiba di Gangga, ada tulisan Gangga Waterfall di kanan jalan. Ambil arah menuju Gangga Waterfall. Gak jauh dari situ, kita bertemu dengan pertigaan dimana ada papan petunjuk yang bertuliskan Tiu Pituq. Ambil jalur ke kanan. Sampai daah guys...



Setelah bayar parkir motor sebesar 5 ribu rupiah, saya sudah bisa masuk ke destinasi Tiu Pituq. Saat itu masih sepi dan belum banyak pengunjung yang datang. Jadi puas-puasin jepret sana-sini dulu. Banyak spot yang bisa kita jumpai disini dan unik-unik. Dari artinya, disini terdapat kolam alami berjumlah tujuh. Jelasnya saya gak tau nama-namanya. Pastinya disini banyak spot kece. Semuanya alami, hanya fasilitas seperti jembatan bambu, menara kayu dan spot untuk berselfie dibuat oleh anak-anak muda dusun.

Butuh sedikit perjuangan untuk mengexplore tempat ini. Dari parkir kendaraan, kita turun bukit melalui jalan setapak yang dibuat oleh warga dusun. Selanjutnya bertemu dengan air terjun mini dengan kolam renang alaminya. Di air terjun dan kolam renang, kita bisa berenang dan menikmati berendam di bawah air terjun sambil berselfie alay. Kemudian menyeberangi sungai melalui jembatan bambu, jalan menanjak lagi menuju menara kayu di sebelah barat air terjun. Mungkin kalo emak- emak yang punya riwayat asam urat, harus mikir dua kali mengajak beliau kesini. Medannya gampang-gampang anyep.






Destinasi kece gak lengkap kalo gak ada tempat sampahnya. Disini saya salut sama pengelola yang menyediakan keranjang sampah yang terbuat dari kayu dan bambu. Sempat beberapa waktu yang lalu saat sahabat saya datang liburan ke Lombok. Kata dia kok di tempat wisata Lombok jarang sekali menemukan tempat sampah. Disitu hati saya sedih, mau bilang apa emang kenyataannya begitu. Tapi beda dengan destinasi Tiu Pituq.

Disini saya menemukan tempat sampah yang dibuat unik. Kece tanpa Hoax belaka. Gak hanya itu saja, disini juga tersedia tempat-tempat duduk untuk istirahat terbuat dari kayu serta mushola tempat shalat. Warung-warung sederhana juga tersedia disini.




Kita lanjut berjalan kaki menuju spot paling ujung dari destinasi ini. Nah ini dia spot yang lagi ngehits di dunia instagram saat ini. Mungkin kalian yang sering nyari destinasi kece di Lombok via instagram, banyak foto kece dari gaya jaman 80-an sampai jaman cabe-cabean yang kita liat di spot ini. Saya kasi nama dengan sebutan Spot Cinta. Dari bentuknya seperti Love berwarna merah.

Bagi siapa saja yang fotoan disini artinya lagi jatuh cinta atau lagi berbunga-bunga hatinya. Mungkin saja ada juga yang lagi patah hati. Namanya juga perasaan orang itu macam-macam bentuknya. Asalkan jangan terjun aja dari spot ini, soalnya di bawahnya ada jurang yang sangat dalam ( Gak boleh dilakukan yaaakk !!! ). 




Beralih ke spot selanjutnya yang gak kalah kece dari Spot Cinta. Menara yang terbuat dari kayu dan bambu ini membuat saya jatuh hati melihatnya ( lebaaay ). Gak jauh dari Spot Cinta, saya bersantai-santai sejenak di atas menara sambil melihat pemandangan Dusun Penjor, Gangga ini. Hijaunya pepohonan di bawah sana, perbukitan yang asri, aliran sungai Gangga dan udara pegunungan yang sejuk melengkapi explore saya ke Tiu Pituq. Masalah dan bete hilang sejenak. Harapan mendapat cinta juga sangat besar disini karena banyak cewek cantik yang datang kesini ( ngarep ).

Mengexplore Tiu Pituq gak bisa sebentar karena banyak sekali spot-spot yang wajib kita abadikan dalam sebuah foto kece. Datang bersama keluarga, sahabat dan kekasih adalah pilihan yang kece. Cari waktu yang dimana pengunjung datangnya sedikit untuk mengexplore Tiu Pituq. 

Salam My Trip Journal !!!

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

Comments

  1. Dan jembatan dengan love2 itu pun sudah ada di Lombok. Lombok gak cuman punya pantai aja ya. Mantap. Semoga tempatnya selalu bersih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak hanya Lombok saja, tp tmpat laen jg harus bersih dan selalu kece... :) Thanks udh mampir.. Salam kenal Nadella

      Delete
  2. alhamdulillah sudah ada tempat sampahnya...next, ditempat2 yang lain juga yahhh...

    ReplyDelete

Post a Comment