Warna-Warni di Upacara HUT NTB ke-59


Gak terasa Provinsi kita tercinta "Nusa Tenggara Barat" (NTB) sudah berumur 59 tahun. Sebagai masyarakat  NTB , saya bangga menjadi bagian dalam memajukan daerah yang terkenal dengan wisatanya ini yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Pariwisata adalah bagian yang paling mencolok dari provinsi ini. Siapa yang gak mengenal Pulau Lombok yang namanya sudah terkenal di mancanegara. Siapa juga yang gak mengenal Pulau Sumbawa yang semakin hari semakin eksis dengan destinasi baru yang dimilikinya, seperti Pulau Kenawa, Pulau Paserang, Desa Mantar, Pulau Satonda dan lainnya.

Untuk lebih mengenal Provinsi Nusa Tenggara Barat, saya memiliki cerita tentang daerah yang saya cintai ini. Pada tanggal 17 Desember 2017 tepat di Hari Minggu, kami warga Provinsi NTB sedang bersuka cita menyambut HUT NTB ke-59. Rangkaian acara demi acara menyambut HUT NTB telah dilaksanakan dengan sukses dan lancar. 




Puncak acara yaitu Upacara HUT NTB ke-59 yang dilaksanakan di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram. Bandara Selaparang adalah bandara pertama yang dioperasikan untuk melayani penerbangan komersil, domestik maupun mancanegara (Singapura dan Malaysia). Saat dipindah ke Lombok International Airport, Lombok Tengah, Bandara Selaparang sudah gak digunakan untuk penerbangan komersil lagi. Saat ini Eks Bandara Selaparang beralih fungsi menjadi tempat latihan para calon penerbang dari sekolah penerbangan yang ada di Lombok. Eks Bandara Selaparang sekarang ini sudah dikelola penuh oleh TNI AU.

Dalam Upacara HUT NTB ke-59, saya mendapat kesempatan untuk hadir menjadi peserta upacara bergabung dengan teman-teman dari Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kurang lebih seribu peserta yang hadir dengan para tamu undangan VIP saat itu sudah berkumpul di runway. Antusias para peserta sangat heboh dengan pakaian serba warna-warni dari berbagai daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari pakaian adat Sasak, Sumbawa, Dompu dan Bima, bisa kita lihat disini. Gak hanya pakaian adat dari berbagai daerah di NTB saja, tapi dari Provinsi lain juga ada seperti Riau dan Jawa. 

Berhubung saya dari dua suku yang berbeda. Mama dari Lombok, sedangkan Papa dari Sulawesi. Sempat bingung mau pakai pakaian adat Lombok apa Sulawesi. Berhubung di rumah adanya pakaian adat Sasak dari Sapuk (ikat kepala), sampai Dodot ada semua. So... sehari jadi pemuda Sasak dulu,hehehehe.









Upacara dimulai tepat pukul 07.30 WITA, saat itu yang menjadi pembina Upacara HUT NTB ke-59 yaitu Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bapak Tuan Guru Haji M Zainul Majdi. Di HUT NTB ke-59 ini tema yang diangkat yaitu "NTB Bertasyakur dan NTB Untuk Semua"

Dalam pidatonya, gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Banjang (TGB), mengucap syukur kepada Allah SWT karena atas karunia-Nya dan juga berkat dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat, NTB saat ini berada di jalur yang benar dan sesuai target. 





Hari demi hari, bahkan tahun demi tahun, NTB semakin maju dan bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia. Sebagai contoh dalam dunia pariwisata, Provinsi NTB sudah dilirik oleh investor dari luar negeri dalam hal pembangunan infrastruktur. Gak lama ini, Provinsi NTB memiliki KEK Mandalika, Lombok Tengah yang baru beberapa bulan yang lalu diresmikan oleh Bapak Presiden RI, Bapak Jokowi. Belum lagi di sektor lainnya, seperti kesehatan, ekonomi, perdagangan dan lain sebagainya.

D akhir pidatonya, Pak TGB memberi sebuah pesan singkat kepada seluruh warga NTB untuk melaksanakan pilkada yang akan dilaksanakan di tahun depan (2018) secara jujur dan damai. Kebetulan juga ini di tahun 2018 adalah tahun terakhir beliau menjabat sebagai Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dalam dua periode memimpin, NTB mengalami banyak kemajuan. KECE, hehehe.





Setelah upacara selesai, saya pun mencari spot untuk foto-foto. Kesempatan berada di Eks Bandara Selaparang gak saya sia-siakan. Jepret sana jepret sini, mencari foto terkece. Emak-emak Jaman Now juga gak mau ketinggalan. Pakaian dari berbagai daerah terlihat dengan indahnya. Warna-warni di Upacara HUT NTB ke-59.

Mbak Luh dan Ibu Ani dengan gaya penari Legong lengkap dengan kipasnya. Sesuatu yang ditampilkan bahwa Indonesia itu kaya dengan budaya. Gak hanya mereka berdua, Mbak Anies juga gak mau ketinggalan. Dengan menampilkan pakaian adat dari Bali kebaya hitam dengan kembang-kembang emas di bagian bawahnya. Ini pakaian yang terkece yang pernah saya lihat.

Para emak-emak kece lainnya juga gak mau ketinggalan. Berfoto bersama adalah hal sederhana untuk menunjukkan kekompakan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Pemandangan yang indah, udara pagi yang sejuk. Meskipun cuaca sempat mendung dan gerimis, gak mengurangi semangat kita untuk melaksanakan upacara, eeh foto maksudnya, hehehehe.





Acara selanjutnya yaitu atraksi terjun payung yang dilakukan oleh Lanud Rembiga. Terlihat di langit kuranag lebih 6000ft, beberapa penerjun sudah melakukan penerjunan. Kurang lebih yang saya lihat ada sepuluh penerjun. Diantaranya membawa bendera Lambang Provinsi NTB dan Bendera Merah Putih. 

Antusias masyarakat yang menonton atraksi sangat ramai dan saya pun gak ketinggalan untuk menyaksikan atraksi yang sangat jarang saya tonton secara langsung. Tujuan dengan adanya atraksi terjun payung ini selain sebagai hiburan kepada masyarakat, tujuan penting yaitu agar lebih mendekatkan TNI AU dengan masyarakat. Olahraga yang cukup esktrem tapi bila dilatih akan menjadi olahraga yang sangat menyenangkan 

Satu per satu para penerjun mendarat dengan sempurna di titik yang sudah direncanakan. Atrakasi terjun payung diakhiri dengan penyerahan Bendera Merah Putih dan bouqet oleh para penerjun ke Gubernur NTB, Bapak TGH M Zainul Majdi beserta istri dan ditutup oleh Fly Pass Pesawat C 212 di depan podium dengan mengucapkan  Dirgahayu NTB oleh Captain Pilot Letkol, Wisnu Aji langsung dari cockpit pesawat. Kece banget !.



Acara gak sampai disana saja, selanjutnya ada pawai dari Eks Bandara Selaparang menuju Islamic Center Lombok melalu jalan Udayana. Kemeriahan HUT NTB ke-59 di hari itu juga dilengkapi dengan pameran sepanjang jalan Udayana atau tepat di depan kantor Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kebetulan juga kami dari Tim Humas juga bertugas di stand Balai Kesehatan Mata di bawah Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Saya bersama temen-temen Humas melakukan pelayanan kesehatan mata gratis meliputi cek kacamata dan konsultasi tentang kesehatan mata. 



Acara seharian membuat saya sangat capek tapi bahagia karena bisa menjadi bagian dalam memeriahkan acara HUT NTB ke-59. Terimakasi atas semuanya. Semoga Provinsi Nusa Tenggara Barat Semakin Maju dan Semakin Kece pastinya. 

Salam Pesona Indonesia. Wonderful Nusa Tenggara Barat :)

Penulis : Lazwardy Perdana Putra
Photografer : Lazwardy Perdana Putra dan Zulkarnaen (ig : @zulkarnaen_korleko)
google.com

Comments

  1. wuih ternyata campuran Lombok Sulawesi nih
    heuheuheu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gado2 mas.. Nasib anak dari dua keluarga beda Suku dan Adat... dikreativitaskan dalam sebuah pakaian hehehhee

      Delete
  2. Waah so lucky banget dirimu bisa ikut ke acara itu. Keren.. Semoga NTB kita makin maju yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan dpt tugas dinas dri rumah sakit tmpat sya brtugas... Amiin smoga NTB smakin maju n jaya selalu.. Amiiinn

      Delete
  3. Keren. Saya juga menghadiri beberapa rangkaian acaranya kang. Selamat HUT NTB ke-59 semoga semakin bangga ber NTB

    ReplyDelete
  4. Yaampun, kapan bisa ke NTB yaaa, udh jd rahasia umum kl NTB jd surganya indonesia

    ReplyDelete
  5. Aku mupeng loh kak ke Lombok, semoga suatu saat bias menjejakkan kaki kesana. Btw, foto terakhir terkece.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin.. Smoga scepatny bisa k Lombok :). Thanks udh brkunjung... :)

      Delete

Post a Comment