Ngeteh Sehat Bersama Teh Kelor "Moringa Kidom"

Hujan-hujan gene enaknya ngeteh kali ya. Tapi menikmati teh beda dari teh pada umumnya mungkin lebih seru kali. Bukan teh hijau atau teh manis yang berasal dari daun teh yang kita kenal. Tapi kali ini kita akan ngebahas tentang produk teh yang berasal dari daun kelor. Pasti kalian penasaran kan ?. Yuk simak terus tulisan saya kali ini. 

Kelor, pasti kita sudah sangat familiar dengan nama tumbuhan ini. Hampir di setiap rumah, banyak kita temui pohon kelor. Soal rasa, daun kelor gak perlu diragukan lagi buat dijadikan sayur. Saya sendiri sangat suka dengan sayur kelor. Makan siang dengan ikan goreng, sayur kelor dan sebagai pelengkap yaitu sambel terasi. Bisa nambah dua piring tuh (pura-pura lupa harga cabai lagi mahal)...hahaha. 

Tumbuhan yang memiliki nama latin Moringa oleifera ini, sudah dikenal sebagai tumbuhan kaya manfaat. Kelor memiliki kandungan seperti Vitamin B1, serat, fosfor, silenium, zink, polifenol yang dimana sebagai antioksidan. Beberapa manfaatnya antara lain menjaga tekanan darah, mencegah kanker, menurunkan gula darah, mengatasi peradangan, menjaga daya tahan tubuh dan lain sebagainya. 

Kelor banyak ditemui di daerah tropis dan bisa tumbuh di tanah yang kurang subur. Daun kelor bisa diolah menjadi jamu, teh herbal, sampai menjadi suplemen. Banyak juga orang mengolah kelor sebagai bahan masakan. Disamping kaya manfaat dari daun kelor, ada juga yang gak suka makan kelor karena seperti di Jawa, kelor dikenal sebagai tanaman yang digunakan dalam memandikan orang meninggal dan kelor juga dipercaya sebagai penangkal dari ilmu kanuragan dan ilmu hitam. Bisa percaya bisa gak ya guys, kembali ke diri kita masing-masing. 




Oke, kembali ke laptop saya !.

Beberapa minggu yang lalu bersama tim dari kantor tempat saya bertugas, Dinas Kesehatan Provinsi NTB, kami mengunjungi tempat produksi teh kelor yaitu CV.Tri Utami Jaya dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi Usaha Kecil Obat Tradisional (UKOT). Lokasinya di Jalan Sakura no.53, BTN Sweta, Kota Mataram. Alamat lengkap saya cantumkan di akhir tulisan. 

Sesampainya di tempat produksi, kami disambut hangat oleh Bapak Nasrin Muhtar, pemilik CV.Tri Utami Jaya sekaligus menjadi direktur utama. Pak Nasrin panggilan sapaannya, dikenal sosok yang ramah, lucu, murah senyum dan gak sungkan menceritakan produknya yang berbahan dasar kelor. 

Dalam kesempatan kunjungan kali ini, kami diajak berkeliling pabrik produksi teh kelor atau dikenal dengan nama "Moringa Kidom". Kenapa dinamakan Moringa Kidom ?. Moringa berasal dari bahasa latin teh itu sendiri, sedangkan Kidom singkatan dari Kilo, Dompu. Sebuah daerah yang bernama Kilo yang berada di Kabupaten Dompu, Provinsi NTB. 

Di tangan Pak Nasrin, kelor disulap menjadi tanaman yang tidak sekedar dijadikan sayur, namun menjadi produk teh herbal yang menyegarkan dan menyehatkan. Beliau juga berkata, semua jenis daun yang berasal dari bumi bisa dijadikan teh kecuali daun pintu dan daun telinga saja, hahaha..bapaknya emang suka ngelucu. 




Berkeliling di tempat produksi teh kelor, Pak Nasrin menjelaskan tahap demi tahap dalam pengolahan produk tehnya. Dari pemilihan simplisia daun kelor yang didatangkan langsung dari daerah Kilo, Dompu dengan luas lahan sekitar 100 hektar. Setelah itu dilakukan proses produksi dari penyimpanan bahan baku hingga menjadi produk teh kelor yang siap disajikan selagi hangat disaat hujan turun. 

Over all, bangunan tempat produksinya sudah lumayan baik dari segi aturan meskipun masih banyak yang perlu diperbaiki dan dikembangkan. Beruntungnya kami bisa memasuki area produksi dan bercakap-cakap dengan beberapa karyawan yang sedang bekerja. Semuanya bekerja dengan fokus dan cekatan. Teh Kelor produksinya juga sudah memiliki nomor ijin BPOM. Jadi aman dan halal pastinya guys. 

Menurut informasi, Teh Kelor ini sudah menembus pasar Asia bahkan beberapa hari yang lalu produk Moringa Kidom ini sudah dikirim ke Malaysia dan Amerika Serikat. Kerennya lagi, sudah banyak permintaan teh kelor dari negara-negara Eropa. Keliling dunia nih teh kelor, Kece !.

Sampai saat ini produksi teh kelor "Moringa Kidom" milik Pak Nasrin sudah mendunia. Ini semua gak lepas dari dukungan pemerintah daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mempromosikan teh kelor hingga menembus pasar dunia. 


Foto bersama dengan Pak Nasrin (baju kaos putih)

Saya asli penduduk Nusa Tenggara Barat, sangat bangga Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) asli NTB bisa terbang tinggi hingga pasar dunia seperti Moringa Kidom produksi CV.Tri Utami Jaya ini. Dan untuk mensukseskan salah satu program pemerintah daerah, kami dari Seksi Farmasi, Makanan Minuman dan Alkes, Dinas Kesehatan Provinsi NTB akan selalu melakukan kegiatan monev setiap tahun sebagai langkah kita melakukan pembinaan dari proses perijinan hingga menghasilkan produk yang aman,sehat dan legalitasnya diakui sesuai dengan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dan Benar (CPOTB) agar para pelaku UMKM seperti CV.Tri Utami Jaya atau lainnya yang berada di Provinsi NTB bisa eksis dan usaha mereka semakin maju.

Setelah selesai berkeliling di area produksi, kami disungguhi secangkir teh kelor hangat. Wah, kebetulan lagi haus juga dan cuaca sangat mendukung menikmati secangkir teh kelor yang sangat menyehatkan dan nikmat. Apalagi saat ini kita diharuskan untuk selalu menjaga tubuh agar gak mudah terinfeksi virus Covid-19 dan lainnya. 

Solusinya, Ngeteh Sehat Bersama Teh Kelor "Moringa Kidom" !.

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

Comments

  1. mantap udah menembus pasar ekspor

    ReplyDelete
  2. menarik mas, teh kelor, dan aku baru tau
    selama ini kelor yang ditanam dirumahku cuman buat sayuran aja
    bisa juga nih kalau ke Lombok dibeli

    ReplyDelete

Post a Comment