Sunday, 23 September 2018


Pernah berlibur ke Pulau Lombok ?. Kalau ditanya demikian, diantara kalian pasti banyak yang menjawab "sudah bang". Pergi kemana saja kalau liburan ke Pulau Lombok ; Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Gunung Rinjani, Pantai Kuta Mandalika, Desa Sembalun atau tempat non mainstream mungkin ?. Hahaha, banyak pertanyaan kalau kita berencana atau sudah liburan ke Pulau Lombok.

Beberapa hari yang lalu, Pulau Lombok mengadakan dua festival yang ngehits bertaraf internasional yaitu Festival Sail Moyo Tambora 2018 dan Festival Pesona Senggigi 2018. Ada satu event yang gak sempat saya ikutin yaitu Sail Moyo Tambora 2018 dikarenakan masih disibukkan dengan kerjaan sebagai pelayan  publik alias waktunya yang gak pas. Ibarat gak mau kehilangan kesempatan kedua, saya pun rela-relain untuk datang ke acara Festival Pesona Senggigi 2018.

Gak mau melewatkan moment begitu saja, sehabis pulang kerja saya bareng sahabat saya Si Odi pergi menuju daerah Senggigi, Lombok Barat. Festival Pesona Senggigi 2018 diadakan di dua tempat yaitu di Pantai Senggigi dan Pasar Seni Senggigi. Berbagai macam acara diadakan di event yang diselenggarakan selama dua hari, dari tanggal 21 - 22 September 2018 mulai jam sembilan pagi sampai sebelas malam. Kami berdua datang di hari kedua, sore hari. Kebetulan juga akhir pekan jadi pas banget untuk datang ke event ini sambil menikmati suasana sore di Pantai Senggigi. 

Senggigi berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Hanya menempuh waktu dua puluh menit dari Kota Mataram, membuat Senggigi sangat ramai dikunjungi oleh para traveler's dari berbagai macam daerah dan negara. Bisa dibilang, liburan ke Pulau Lombok, wajib hukumnya menikmati Sunset Pantai Senggigi,hehehe. Untuk menuju Senggigi banyak pilihan transportasi baik pribadi, sewa maupun publik. Transporatasi terbaru yang sudah ada untuk menuju Senggigi yaitu Bus Damri. Bus publik ini bisa kalian jumpai di Bandara Internasional ZAM (eks.Bandara International Lombok), Terminal bus Mandalika dan Kota Mataram pada jam-jam tertentu. 

Berhubung letak Senggigi sangat strategis di Pulau Lombok, jadi gak heran Festival Pesona Senggigi ini selalu diadakan setiap tahunnya dan denger-denger kabar, ternyata festival ini merupakan event tertua yang sudah diselenggarakan oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat, salut. 













Festival Pesona Senggigi 2018 diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat. Diselenggarakan selama dua hari yaitu Hari Jumat dan Sabtu. Pas banget nih datang ke Festival Pesona Senggigi di akhir pekan.

Kebetulan kami datang di hari kedua alias di akhir pekan. Tujuan kami yaitu ke Pasar Seni Senggigi karena menurut jadwal, di sore itu ada kegiatan Trauma Healing dari teman-teman Rumah Sakit Jiwa "Mutiara Sukma", Mataram di Pasar Seni Senggigi. Trauma Healing tersebut merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara Festival Pesona Senggigi tahun ini. Memberikan hiburan sekaligus support untuk para pengunjung pasca gempa #LombokBangkit. 

Selain trauma healing, banyak sekali yang kita temukan di event ini. Ada kuliner, tari tradisional, gendang beleq dan hiburan lainnya. Beberapa rangkaian acara dipusatkan di panggung teater, Pasar Seni Senggigi. Hari Sabtu sore, suasana di depan parkiran Pasar Seni Senggigi sudah mulai ramai. Setelah memarkirkan kendaraan, saya bareng si Odi memasuki area festival. Sebuah panggung besar berdiri di tengah-tengah area  teater, Pasar Seni Senggigi. 

Acara sore itu belum dimulai, so..kami berkeliling dulu melihat beberapa oleh-oleh khas Lombok yang dijual. Ada tas rotan, berbagai macam souvenir yang terbuat dari rotan dan kayu pilihan, gelang tangan, kalung dan beberapa patung khas Pulau Lombok. Selain souvenir, ada juga berbagai macam kuliner yang dijual. Tapi sayang sekali, sore itu masih belum banyak yang berjualan karena kami datangnya kesiangan. Hanya beberapa saja seperti Sate Bulayak, rujak dan makanan oleh-oleh khas Lombok lainnya yang sudah siap memanjakan lidah para pecinta kuliner yang datang.







Setelah berkeliling di pasar seni, acara sore itu dimulai juga. Pembawa acara menyampaikan salam dan menyapa para pengunjung yang datang. Saya pun berjalan mendekati panggung acara dan duduk di salah satu sudut teater. Pengunjung pun sudah ramai mendekati panggung untuk menyaksikan beberapa atraksi yang akan ditampilkan. Gak hanya pengunjung lokal saja, tapi traveler's dari mancanegara pun ikut menyaksikan rangkaian acara sore itu dengan sangat antusias. 

Berhubung sore itu trauma healing dari teman-teman RSJ Mutiara Sukma Mataram ditunda, acara digantikan dengan penampilan tarian tradisional. Kalau gak salah namanya Tari Trisna Teruna. Tarian tersebut dibawakan oleh para siswa siswi SMP 1 Sikur, Lombok Timur. Untuk sejarah tarian ini sih saya kurang tau, tapi yang jelas dari tampilannya baik kostum yang digunakan penari dan musik pengiringnya, mirip dengan tari Teruna Jaya yang berasal dari Pulau Bali. Beberapa tarian dari Pulau Lombok dan Bali memiliki kemiripan, jadi jangan heran Tarian Trisna Teruna dari Lombok ini mirip dengan tarian dari Bali. 

Penari Tari Trisna Teruna ini hampir semuanya para remaja (terune). Ada lima penari, dimana tiga penari cewek dan dua penari cowok. Gerakan si penari sungguh mempesona. Apalagi adek-adek penari cewek yang manis banget broo. Mumpung si doi lagi di luar kota, jadi bisa cuci mata deh,hehehe...peace sayang (senyum sambil kedipin mata ke doi).





Setelah penampilan Tari Trisna Teruna, ada penampilan yang ditunggu-tunggu oleh pengunjung. Terutama para traveler's dari luar Pulau Lombok dan mancanegara. Tarian Gendang Beleq, siapa yang gak kenal Gendang Beleq. Gendang Beleq merupakan tarian terhits dan kece di Pulau Lombok.  Hampir semua para traveler's penyuka seni yang datang ke Pulau Lombok pasti mencari tarian tradisional milik asli dari Pulau Lombok ini. 

Gendang Beleq merupakan alat musik tradisional Suku Sasak, Berasal dari kata gendang artinya gendang itu sendiri atau bunyi duk,dung atau dek. Sedangkan Beleq berasal dari kata besar. Jadi Gendang Beleq berarti gendang besar yang dipukul sehingga menimbulkan bunyi yang berirama dan memberikan semangat.

Dahulu Gendang Beleq dijadikan penyemangat untuk prajurit yang akan pergi dan pulang berperang. Seiring dengan berjalannya waktu, Gendang Beleq digunakan oleh masyarakat Lombok sebagai musik pengiring dalam upacara-upacara nyongkolan (pernikahan), sunatan (khitanan), ngurisang (potong rambut bayi atau aqiqah) dan upacara-upacara besar lainnya.

Gendang Beleq dimainkan oleh dua penambuh  (pemukul gendang). Sejalannya waktu, saat ini banyak kita jumpai penabuh gendang lebih dari dua orang. Selain itu ada pemukul gong, perembak beleq dan perembak kodeq sebagai alat ritmis. Ada juga pembawa reog, yaitu reog mame dan nina sebagai melodi. Jadi pemain Gendang Beleq sekitar tiga belas sampai tujuh belas pemain. Gak hanya memaikan Gendang Beleq saja, para pemain juga harus lihai menari dan membentuk tarian yang menarik sebagai bumbu pelengkap penampilan yang sangat kece. 

Karena saking kecenya tarian ini, saya bareng para pemburu foto lainnya gak bisa lepas dari jepretan kamera kesayangan masing-masing. Inget, jepretin para pemain Gendang Beleqnya lhoo ya. Bukan jepretin mbak-mbak cantik yang lagi nonton juga,hehehe...peace sayang (nyodorin buah klengkeng ke si doi).

Hari sudah semakin sore, penampilan Gendang Beleq pun sudah selesai. Gak terasa hampir dua jam kami menyaksikan tontonan yang sangat menarik sore itu. Ingin berlama-lama di lokasi acara, tapi kami harus balik ke Kota Mataram karena ada acara lain. So... tahun depan sepertinya harus datang ke Festival Pesona Senggigi lagi dengan harapan event ini di tahun depan semakin menarik, seru, rame dan kece pastinya. Amiiin.

Nah, itu dia cerita singkat saya datang ke Festival Pesona Senggigi 2018. Gimana cerita kalian, pasti gak kalah seru dong ?. Ditunggu cerita singkatnya di kolom komentar blog saya di bawah tulisan gak jelas ini yaa, hehehe. 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

6 comments:

  1. Aku nggak sempet dateng berhubung ada hal yg harus dikerjakan.

    ReplyDelete
  2. Senangnyaaa yang bisa kesana. Oiya, ajarin emak2 ini cara jepret biar hasil fotonya bagus dong bang :D

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah mren ada waktu dtg ksana mskipun sbntar hehehe... Ayook kpan para blogger ngumpul2 lg ?? Hehehe

    ReplyDelete
  4. Pernah ke sana bang, yang belum ke pantai pink dan air terjun kelambu

    ReplyDelete