Tuesday, 10 July 2018


Hari Sabtu, tanggal 7 Juli 2018

Hotel Lombok Raya diserbu oleh ribuan mahasiswa kece dari berbagai perguruan tinggi di Pulau Lombok. Gak tanggung-tanggung sekitar tiga ribu mahasiswa memenuhi Convention Hall lantai dua, Hotel Lombok Raya, Kota Mataram.

Kebetulan saya berkesempatan hadir dalam acara akbar ini bersama teman-teman dari Genpi Lombok Sumbawa dan beberapa blogger yang ikut memeriahkan. Ini acara akbar yang baru pertama kali saya ikuti dengan jumlah peserta terbanyak, tiga ribu orang broo...Gilaa gak tuh.

Dialog Nasional “Indonesia Maju” tiba di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Program diskusi besutan Lembaga Pengkajian Pendidikan (LPP) Edukasi Yogyakarta ini telah memasuki seri ke lima belas.

Dialog Nasional Indonesia Maju sendiri sebelum berlangsung di Pulau Lombok, telah dilaksanakan di empat belas lokasi berbeda di berbagai daerah Indonesia. Untuk di tahun 2017 saja sudah terlaksana tujuh seri di berbagai lokasi. Di setiap seri dengan narasumber dari Kementrian yang berbeda-beda.

Yogyakarta, Tegal, Slawi, Lampung, Semarang, Boyolali, dan Medan menjadi daerah yang telah menjadi lokasi kegiatan dialog nasional di tujuh seri di tahun 2018 ini.




Pulau Lombok menjadi tempat di seri kelima belas dari Dialog Nasional “Indonesia Jaya” dan berlangsung di Convention Hall Lombok Raya Hotel, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Menteri Pariwisata dengan ditemani Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Menteri Sosial Republik Indonesia menjadi narasumber dalam acara tersebut.

Tema khusus yang diangkat dalam Dialog Nasional Indonesia Jaya kelima belas adalah Pemberdayaan Pariwisata Daerah dan Membangkitkan Semangat Kewirausahaan Karang Taruna dan Mahasiswa Melalui Koperasi.

Dihadirkannya Menteri Pariwisata selaku narasumber sangatlah tepat dengan keadaan Nusa Tenggara Barat yang saat ini tengah mencuri perhatian dunia melalui perkembangan industri pariwisatanya.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, World’s Best Halal Tourism Destination, Penobatan Geopark UNESCO pada Gunung Rinjani, merupakan deretan kecil dari banyaknya hal menarik yang mencuri perhatian dua terkait pariwisata di Pulau Lombok.




Dalam kesempatan Dialog Nasional Indonesia Jaya kali ini Menpar " Bapak Arief Yahya" menjelaskan tentang serunya pariwisata Indonesia saat ini, terutama dalam hal program Destinasi Digital.

Apalagi sehari sebelum Dialog Nasional berlangsung, Menpar "Bapak Arief Yahya" telah berkunjung ke salah satu destinasi digital yang ada di Pulau Lombok yaitu Pasar Pancingan. Sehingga sudah dapat dipastikan bahwa keseruan-keseruan yang beliau alami selama melakukan kunjungan, menjadi cerita menarik yang beliau presentasikan selama dialog nasional ini.

Selain Bapak Menpar yang datang ke Pasar Pancingan, ada bintang tamu gak kalah kece juga yang turut hadir. Gak nangung-nanggung, Gracia Indri untuk kedua kalinya datang ke Pasar Pancingan. Pertama kali dia datang saat Pasar Pancingan mulai buka untuk pertama kalinya, tapi sayang saat itu saya berhalangan hadir.

Untuk kali ini saya gak menyia-nyiakan kesempatan untuk bertemu langsung dengan artis yang sering memerankan peran antagonis di setiap sinetron yang pernah dia bintangi. Akhirnya saya bisa fotoan bareng eneng geulis Gracia Indri. Ternyata aslinya geulis pisan (nasib anak pulau yang jarang ketemu artis ibukota),hehehe.




Dalam kunjungan Bapak Menpar ke Pasar Pancingan, ada hal yang menarik untuk kita saksikan. Salah satunya adalah terkait pertemuan Menpar "Bapak Arief Yahya" dengan salah satu Pelaku UMKM di Desa Bilebante yang beliau kenal karena prestasi dan keahliannya yang telah dikenal di jajaran Kementerian yang bernama Ibu Zaenab. Ibu berjilbab berkacamata dan berbadan gemuk ini berhasil menyita perhatian para pengunjung yang datang ke Pasar Pancingan.

Setelah mendengarkan testimoni dari Ibu Zaenab serta melakukan foto bersama, Menpar Arief Yahya pun berjanji akan menjadikan kisah sukses Ibu Zaenab sebagai bagian dari cerita dalam presentasi beliau di keesokan harinya saat Dialog Nasional ke lima belas berlangsung. 

Setelah Bapak Menteri Pariwisata "Arief Yahya" memberikan sambutan yang sangat membanggakan buat kemajuan pariwisata Provinsi NTB saat ini, ada dua Menteri yang memberikan sambutan yang gak kalah serunya yaitu Menteri Sosial "Bapak Idrus Marham" dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi "Bapak Eko Putro Sandjojo".



Dengan dipandu oleh moderator kocak dan kece "Bapak Gazali Effendi", acara dialog nasional berjalan dengan lancar dan seru. Serunya gak hanya menyimak apa saja yang bapak-bapak menteri sampaikan kepada seluruh peserta yang hadir, tapi ada puluhan hadiah yang dibagikan dengan syarat harus bisa menjawab pertanyaan seputaran hal-hal yang disampaikan oleh beliau-beliau yang hebat di depan.

Kurang lebih empat jam acara berlangsung, gak terasa kegiatan hari itu ditutup dengan sesi foto-foto. Beruntungnya saya bisa fotoan bareng dengan Bapak Menpar "Arief Yahya". Bapak yang murah senyum dan ramah ini telah membuktikan bahwa dunia pariwisata Indonesia mampu bersaing dan dapat mengalahkan dunia pariwisata negara lain. Sukses selalu pak. Amiiin

Bila kalian ingin melihat keindahan dan keunikan di Indonesia, kunjungi juga : GenPi.co 

Penulis : Lazwardy Perdana Putra

8 comments:

  1. Mereka harusnya ngasiq special kursi for writer like you :) Saya inget wajah Perdana, you were the one with red jumper, I guest.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya, tp gpp dah.. Mereka mungkin belum mengenal kita2 itu siapa sih... Hehehe maklum mreka katrok gak pernah buka blog hehehe

      Delete
  2. Asseeekkkkk kita d usir lg duduk 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha.. Itu qta disuruh pindah k tempat duduk VIP hehehe

      Delete
  3. woow, tiga ribu peserta yaa. sangat banyak untuk acara kayak gini.
    Tidak hanya acara, tapi juga melihat langsung contoh pengembangan tempat wisata yaitu, pasar pancingan. Keren, sukses terus mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selalu berusaha n berdoa yg terbaik buat Indonesia khususnya Provinsi NTB. Amiin

      Delete
  4. what a nice post bang... love this. Thanks for sharing.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Widih, pake bahasa wong Londo abang blogger kece satu ini hehehe

      Delete