Tuesday, 13 March 2018


Ada yang masih ingat dengan tulisan saya setahun yang lalu tentang (Asthari Resto & Lounge) ?. Bagi yang belum baca, monggo dibaca dulu ! hehehe. Gak jauh dari Asthari Resto & Lounge, ada sebuah resto & bar yang baru tiga bulan launching. Sebut saja, Shu Restourant & Bar. Awalnya saya gak mengetahui ada resto yang baru buka di daerah KEK Mandalika. Hanya saja saat sempat lewat, saya melihat ada tempat nongkrong baru nih yang gak kalah kece. Kebetulan juga lagi nyari tempat ngopi yang asyik. So.. saat melihat resto & bar yang berada di jalan tanjakan menuju Pantai Mawun dan Areguling ini, saya langsung terpana melihat pemandangan yang ada. Seperti melihat cewek manis di pinggir jalan, langsung mata gak berkedip dan berhenti seketika. Asyiiikk... Sudah mulai galau. 

Shu Restaurant & Bar berada satu jalur dengan Asthari Resto, hanya berjarak dua puluh meter saja. Gak jauh kan dan kalian bisa memilih mau nongkrong dimana. Kalau yang sudah ke Asthari Resto, kalian bisa mencoba nongkrong di Shu Resto. Saya sebutnya Shu Resto saja ya biar gak kepanjangan,hehehe...mohon dimaafkan. Pemandangan yang disajikan oleh kedua tempat tersebut sama-sama kece pastinya.



Setiba di parkiran resto, saya pun masuk ke dalam. Salah satu karyawan resto & bar ini menyambut saya dengan sangat ramah. Saya pun diarahkan untuk mengambil tempat duduk favorit pengunjung disini. Setelah mendapat tempat duduk yang saya rasa ini kece banget. Siapapun yang datang kesini, pasti memilih tempat duduk yang saya pilih. 

Ada beberapa pengunjung yang sudah tiba disini. Kebanyakan para bule yang wajahnya hampir mirip semua. Kulit putih, rambut pirang, hidung mancung, yang jelas manis-manis (khusus bule cewek). Lumayan ramai siang itu. 

Angin pantai yang sepoi-sepoi, pemandangan perbukitan yang hijau, lautan yang biru serta ribuan pohon kelapa yang melambai-lambai, membuat siang itu menjadi syahdu dan asyik. Ditambah lagi mendengar lagu-lagu terhits, jadi lupa dah sama cewek dirumahnya,hehehe. Rasanya betah berlama-lama nongkrong disini.  








Dari bangunannya sendiri dibuat semi outdoor dan outdoor. Ada tiga macam tempat duduk yaitu meja panjang terbuat dari kayu yang berada di pinggiran resto yang dilengkapi dengan bangku-bangku unik terbuat dari kayu juga. Ada juga meja persegi dengan empat kursi. Satu lagi yang paling unik, meja yang terbuat dari drum kosong yang sudah dicat warna hitam dengan corak kuning. 

Nama Shu Restaurant & Bar sendiri diambil dari nama pemiliknya yaitu Mas Shu. Warga lokal asli Kuta Mandalika yang punya banyak pengalaman di dunia kuliner dan pariwisata. Tapi sayang, saya gak bertemu dengan beliau. Meskipun begitu, saya bertemu dan ngobrol banyak dengan adiknya yaitu Mas Jan. Mas Jan orang yang menyambut saya dengan ramah saat tiba di lokasi tadi. Orangnya supel, banyak cerita (bukan banyak ngomong lhoo yaa) dan gak malu-malu curhat tentang ceweknya yang berada di negara Dubai,hehehehe...peace mas. Umurnya masih dua puluh empat tahun kalau gak salah. 

Dari Mas Jan, saya jadi tahu cerita dibukanya Shu Restaurant & Bar ini. Jadi resto & bar ini dibuka pada tanggal 25 Desember 2017 lalu. Resto & bar ini selalu ramai dikunjungi oleh tamu-tamu dari luar. Mereka rata-rata dibawa oleh travel agent. So... antara pihak resto dan travel agent ada terjalin kerjasama gitu. Untuk sementara ini buka dari jam delapan pagi sampai malam alias sehabis pengunjung pulang semua.

Bila dilihat dari bentuk barnya, banyak kita lihat botol-botol minuman dari berbagai macam merek yang dipajang. Namanya juga bar, pasti banyak merek minuman dari luar baik yang mengandung alkohol maupun non alkohol. Yang jelas, saya gak doyan minum minuman seperti itu. "Untuk makanan dan minuman yang lainnya dijamin HALAL", kata Mas Jan. 

Bisa dibilang menu disini lengkap. Ada Indonesian Food juga dan beberapa masakan luar negeri. Untuk minuman juga lengkap, dari kopi sampai minuman kelas tinggi ada disini. Berhubung saya hanya numpang nongkrong sambil mencicipi kopi ala Shu Restaurant & Bar saja, jadi gak makan berat dulu. Saya memesan Cafe Latte Hot dan satu porsi kentang goreng sebagai cemilan dan teman menikmati pemandangan Kuta Mandalika Beach dari atas bukit.





Setelah pesanan datang dan Mas Jan sendiri yang mengantarkan pesanan, dia pun menemani saya untuk ngobrol ngalur ngidul. Seperti yang saya ceritakan tadi, orangnya sangat ramah dan gaya bicaranya merendah. Gak hanya Mas Jan saja, tapi karyawan yang lain juga sangat murah senyum kepada pengunjung lainnya. Apa mau kita, selalu cepat direspon. Prinsip yang diterapkan yaitu "Pengunjung adalah Raja". 

Kalian tahu gak, seluruh karyawan dan pemilik resto & bar termasuk Mas Jan adalah satu keluarga. Sangat jarang kita temukan resto & cafe yang cukup keren ini dikelola oleh satu keluarga. Gak ada menerima karyawan dari luar selain masuk di dalam tali keluarga besar. Jadi semuanya sudah mengenal satu sama lain, ada keuntungannya sebenarnya. Denger-denger juga chefnya seorang wanita dan masih satu keluarga. Kereen !!!

Next.. Saya memuji Cafe Latte Hot nya. Pas dilidah dan rasa kopinya nendang banget. Apalagi dinikmati dengan kentang goreng yang super gurih, rasanya pengen nambah kentang gorengnya lagi. Ini bener-bener yang masak adalah chef yang sudah pro dan punya pengalaman lama di bidang kuliner (dugaan saja).

Sebenarnya pengen banget mencoba menu lainnya, tapi perut masih terisi penuh dan masih dalam tahap pemulihan dari sakit juga. Dokter melarang makan makanan yang banyak mengandung lemak dan minyak dulu,hehehe. Kalau sudah sembuh total, akan saya coba memesan menu yang lainnya. Ditunggu saja hehehe. Soal harga menu disini sih standar. Gak jauh beda dengan cafe-cafe sekitaran Kuta Mandalika Beach.







Karena pemandangan disini super kece, jadi saya gak melewatkan moment ini untuk foto-foto. Kebetulan saya membawa kamera Cannon EOS 70D dengan lensa tellenya lengkap dengan kamera Go Pro juga. Cuaca siang itu sangat cerah, hembusan angin perbukitan cukup membuat sejuk. Jadi hasil foto semuanya ciamik, PUAS.

Dari kejauhan terlihat Kubah Masjid Nurul Bilad yang belum genap setahun dibuka. Ini adalah masjid termegah kedua setelah Masjid Hubbul Wathan "Islamic Center Lombok" yang ada di Kota Mataram. Kerennya lagi, Masjid Nurul Bilad diresmikan langsung oleh Bapak Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia. Untuk lebih jelasnya bisa mampir di postingan saya tentang ( Masjid Nurul Bilad ).

Dari kejauhan, pesisir Kuta Mandalika Beach dan pantai-pantai lainnya terlihat sangat eksotis. Ditambah lagi dengan pasirnya yang putih dan laut yang berwarna gradasi hijau dan biru, sangat memanjakan mata. Nikmat Allah SWT mana yang kamu dustai lagi. 

Dua jam lamanya nongkrong sambil menikmati pemandangan dari Shu Restaurant & Bar, waktu sudah sore saja nih. Saatnya berkemas ke tempat selanjutnya yaitu Kuta Mandalika Beach yang hanya berjarak dua sampai tiga kilometer saja. Hari libur yang cukup menyenangkan bagi saya. Dapat tempat baru dan kenalan baru pastinya. Siapa tau dapat undangan makan-makan gratis nih,hahahhaa #Ngarep.

Gimana, kalian tertarik nongkrong di Shu Restaurant & Bar dalam waktu dekat ini ?. Bukan promosi atau endorse lhoo yaa, kalau boleh jujur tempatnya super kece. Cocok buat ngadain acara seperti reunian, gumpul-ngumpul bareng keluarga dan sahabat dan paling cocok buat mojok bareng gebetan,hehehe. Datang dari jauh dan punya niat mojok bareng gebetan disini, bolehlah alias sah-sah saja. Ohya, dalam waktu dekat ini Shu Resto ada acara weeding lhoo.. Jadi tempat ini bisa dipakai untuk acara resepsi nikah juga. Informasi terupdate juga, resto & bar ini akan diperluas dan kita tunggu saja penampilan barunya dalam waktu dekat ini.

Daripada saya banyak cerita, lebih baik datang langsung kesini dengan cerita kalian masing-masing. Ditunggu ceritanya yaak !!! Catat : Rekommended



Penulis : Lazwardy Perdana Putra

3 comments:

  1. Udah bosen ama ashtari, next kesini ahh

    ReplyDelete
  2. With this procedure within reach, the group will have the capacity to build an outline course that comprises of inquiring about into different rivals in the market and investigating the idea so it fits the present market stature. wing zone nj

    ReplyDelete